Sungai Kenduruan yang Merana
17.11.2009 02:02:10 WIB
Oleh A. LATIFSEKALI lagi kita menemukan anak sungai Musi yang kondisinya memprihatinkan. Ini kali sungai Kenduruan, sebuah sungai yang membatasi keluarahan 7 Ulu dan 5 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang.
Di muaranya, warga di sekitar sungai Kenduruan masih dapat menggunakan airnya buat mandi dan mencuci. Sebab airnya masih tampak bersih. Di pinggiran anak sungai ini, tidak dilakukan pengedaman oleh pemerintah Palembang.
Tapi kian ke hulu, pinggiran sungai Kenduruan ini sudah didam. Airnya tampak kotor. Warnanya coklat kehitaman, berbau tak sedap, serta banyak sampah mengambang di atas airnya. Bahkan, tidak sedikit anak-anak langsung membuang hajat ke anak sungai Musi ini.
Kian ke hulu lagi, sungai Kenduruan kian menyempit. Dia menjadi sebuah parit atau selokan. Bahkan sebagian warga membuat WC atau kakus di atas sungai Kenduruan.
Lalu, jika ini dibiarkan, entah kapan sungai Kenduruan ini akan bertahan? Ke depan, tak heran bila nantinya kawasan Palembang Ulu akan terus mengalami banjir, sebab banyak anak sungainya yang mendangkal dan menyempit, serta banyaknya rawa-rawa yang ditimbun, seperti di kawasan Jakabaring.
