Musi Channel

Gatot dan KR Alunan Musi Palembang

13.01.2010 14:48:28 WIB

SETELAH lama menghilang, grup musik keroncong sebentar lagi akan melayani para penggemarnya di Palembang. Grup musik keroncong ini akan berimprovisasi dengan musik atau lagu yang berkembang di masa kekinian. Nama grup ini “Keroncong Alunan Musi Palembang”.

Sesuai dengan namanya, grup ini akan mengkeroncongkan berbagai lagu daerah yang ada di Sumatra Selatan. Baik yang sebelumnya lagu-lagu berirama pop, dangdut, maupun berirama melayu.

“Bukan tidak mungkin kita juga akan mengembangkan keroncong yang sedikit lebih berimprovisasi dengan jazz, rok, blues, dangdut, bahkan rap,” kata Gatot Suprijanto, seorang penggerak dari “Keroncong Alunan Musi Palembang”, dalam sebuah perbincangan di River Side Palembang, Selasa (12/01/2010).

Menurut Gatot, penggagas dari pembentukan “Keroncong Alunan Musi Palembang” adalah Umar Rusdi. Dia seorang mantan Sekjen Departemen Perhubungan saat dipimpin Agum Gumelar. Umar Rusdi seorang putra Sumatra Selatan, kelahiran Belintang, Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurut Umar Rusdi, seperti dikutip Gatot, musik keroncong identik dengan budaya Palembang. “Budaya Palembang sangat pas dengan irama musik keroncong, begitu kira-kira dia memberi pesan,” ujar suami dari Zubaidah, dan bapak dari Nova Handoyo, Niko Primabudi, Safitri Kurnia, dan Marina Daniaty.

Sebagai informasi, penyanyi keroncong asal Palembang juga banyak mengukir prestasi di tingkat nasional, seperti Mulyono yang meraih Bintang Radio tahun 1974, dan penyanyi keroncong terkenal seperti Masnun. Grup musik keroncong yang cukup dikenal di Palembang selain Setia Group adalah Cendrawasih.

Di Palembang, Gatot sendiri dikenal sebagai penyanyi keroncong. Lelaki kelahiran Solo, 10 Juni 1950, pernah meraih juara ketiga dalam Festival Musik Keroncong se Sumatra Selatan tahun 1980, sering mengisi acara keroncong di TVRI, dan aktif di grup musik “hawaian” Setia pimpinan A. Manap.

“Saya bergairah menghidupkan kembali grup musik keroncong di Palembang sejak saya pensiun. Waktu lebih banyak,” kata anak ketiga pasangan Soegarto Gito Karyono dan Soemarni Yosohadi Sumarno, yang terakhir sebagai pemeriksa kapal di Pelabuhan Boom Baru Palembang.

Bakat musik diturunkan bapaknya, seorang anggota Brimob yang pernah menjadi pengawal Bung Karno yang senang bermain sepakbola dan musik kerawitan.

Nah, bagi yang ingin lebih jauh mengenal “Keroncong Alunan Musi Palembang” dapat menghubungi Gatot pada mobile 0815-8333644 atau 0813-68120038.

Komentar


Berita Terkait