26.01.2012 01:23:16 WIB
Temu Sastrawan Nusantara Melayu Raya (Numera) yang rencananya akan berlangsung di Padang pada 16-18 Maret 2012 mendatang ikut mempromosikan pariwisata Ranah Minang, kota Padang khususnya.
26.01.2012 01:23:16 WIB
Temu Sastrawan Nusantara Melayu Raya (Numera) yang rencananya akan berlangsung di Padang pada 16-18 Maret 2012 mendatang ikut mempromosikan pariwisata Ranah Minang, kota Padang khususnya.
25.01.2012 04:02:08 WIB
Malam itu, 22 April 2012, dia menjadi orang yang paling terkenal di seluruh dunia. Saat pulang ke rumah dia bukan hanya seorang pengamen, yang sering dilihat banyak orang di setiap bus kota. Dia telah mendapatkan mimpi yang dipupuknya sejak kecil.
23.01.2012 21:39:12 WIB
Dusun jagalah. Jagalah dusun. Jagalah aku yang menghadap gunung sebagai keluarga, agar kisahku benar-benar angin yang melilit jantungmu.
22.01.2012 18:15:06 WIB
Pemerintah Kota Padang lewat Dinas Pariwisata Kota Padang pada 16-18 Maret 2012 mendatang menggelar iven internasional yaitu Temu Sastrawan Numera (Nusantara Melayu Raya).
21.01.2012 02:38:57 WIB
Vivere pericosolo, ucapmu Bung
Suatu ketika bak kecubung
Bangkitkan kesadaran kita sebagai bangsa
Bukan sebagai ternak peradaban
13.01.2012 20:18:57 WIB
ROQUE Dalton merupakan penyair terkemuka di El Salvador, umumnya di Amerika Latin. Dalton dilahirkan pada 1935 dan meninggal dunia pada 1975 dalam sebuah pembunuhan yang tidak terungkap sampai saat ini. Inilah beberapa sajak Roque Dalton dalam kumpulan “La ventana en el rostro”.
06.01.2012 23:10:52 WIB
Sebagai pusat pemerintahan dipilih kawasan yang tak jauh dari bukit Siguntang. Alasannya, selain sebagai daerah yang paling aman dari bencana alam, kaya dengan sumber makanan, juga merupakan titik tengah atau pertemuan yang ideal dari pemukiman suku Kun, Rui, dan Nang.
30.12.2011 00:47:45 WIB
Menjelang penutupan akhir tahun 2011, Pemprov Sumatera Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menggelar kegiatan refleksi kebudayaan akhir tahun. Kegiatan yang digelar di Tapian Daya, Medan, Kamis (29/12/2012) itu ditandai dengan pergelaran berbagai kesenian, pemberian apresiasi kepada seniman serta peluncuran antologi puisi penyair Sumatera Utara ”Refleksi”
21.12.2011 04:00:55 WIB
Jika musim panas terlalu panjang, jangan lari dari kamarmu. Kenanglah dan peluk aku yang telah menjadi angin. Angin yang kujanjikan saat menyentuh rambutmu di ujung pelarian itu. Pelarian yang selalu kusesali.
16.12.2011 03:05:00 WIB
Tidak bekerja. Tidak membaca. Saat pulang, di atas tanah warisan, tidak ada persaudaraan, kecuali keinginan terbang tanpa membeli sayap. Sayap tidak datang, dia pun menyalahkan ibu.
23.08.2011 04:16:19 WIB
Sebelum lebaran, aku kembali dimarahi istri. Catatan-catatan yang meneror di kamar tidur yang kering, menindih dada dan kepala. Tidak ada sejarah para raja dan sultan yang mampu menyelamatkan, termasuk nyanyian para filsuf yang lolos dari penyiksaan.
27.07.2011 10:17:15 WIB
Perempuan-perempuan itu terus menangis di dalam pembangunan. Mereka berlari ke dalam hutan. Berjuang menutup sumur minyak bumi dan gas. Tapi bunting dan menyusui membuat mereka kembali ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
26.07.2011 01:18:29 WIB
Setelah ditafsir berdasarkan hermeneutika Paul Ricoeur lewat bukunya De l’Intrepretation (1965), ruh dari buku kumpulan puisi Akulah Musi bertolak dari puisi T. Wijaya, penerima Anugerah Batanghari Sembilan tahun 2010 kategori bidang sastra, berjudul ”Oi Melayu, Akulah Sungai Musi”.
19.07.2011 10:15:09 WIB
SEJUMLAH penyair yang mengikuti Pertemuan Penyair Nusantara V di Palembang menginginkan pemerintah mengeluarkan anggaran khusus untuk penerbitan buku. Alasannya puisi dinilai mampu menjaga dan membangun karakter bangsa Indonesia.
18.07.2011 10:03:03 WIB
POLITIK dan ekonomi mungkin sudah merobek kebhinekaan masyarakat Nusantara, tapi puisi tetap menjaga keberagaman budaya Nusantara. Hal ini tercermin dari Pertemuan Penyair Nusantara V di Palembang, yang berlangsung dari 16-18 Juli 2011.