SEA Games 2011

Venue Atletik Jakabaring Layak Gelar Kualifikasi Olimpiade

coba

22.10.2011 23:34:34 WIB

Kepastian terbitnya sertifikat dari International Association Athletic Federation (IAAF) untuk lintasan venue atletik Jakabaring akhir Oktober 2011, menjadikan stadion ini layak menggelar kualifikasi olimpiade.

"Sertifikat urusan pengembang, sejauh ini sudah di kantor IAAF Monaco, akhir Oktober sertifikat itu terbit. Sehingga resmi bisa menggelar pertandingan internasional dan menggelar kualifikasi olimpiade," jelas Ketua Umum PB PASI Bob Hasan saat meninjau melihat keseiapan venue atletik, Sabtu (22/10/2011).

Sehingga, terlepas dari polemik terkait ketidakmampuan pemenang tender TI SEA Games, Maxxima mengoperasi peralatan Swiss Timing Omega alat penghitung waktu dari Swiss Timing itu tidak mempengaruhi kapasitas venue. Namun ia tetap bijak dalam menyikapi perkembangan yang terjadi dan meminta on venue result harus diupayakan agar hasil pertandingan bisa realtime.

Bagaimanapun caranya kedua belah pihak antara pihak PT Maxxima selaku pemenang tender dan pemilik alat Swis Timing bisa bekerja sama.

"Bagaimana pun harus diupayakan dan dicari jalan keluarnya," jelasnya.

Menurut Bob, realtime atau tidaknya hasil pertandingan bukan ukuran. Sebab jika peralatan elektronik di dalam stadion bisa terkoneksi dengan baik dan diakui PB PASI dan AAA (Asian Athletic Association), maka layak menggelar kualifikasi olimpiade.

"Sertifikat terbit, maka stadion ini layak kualifikasi olimpiade," jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Presiden AAA, Nicolas Morris, sejauh ini stadion sudah sesuai standar, memang ada beberapa pembenahan, namun semuanya memenuhi syarat.

"Stadion yang berstandar internasional," jelasnya.

Sekjen AAA, Tigor Tanjung juga memberikan pernyataan, jika pun kemudian tidak bisa on venue result, maka diharapkan semua peralatan eletornik yang ada di dalam venue bisa berjalan dengan baik.

"Sebenarnya untuk ke olimpiade tidak mesti on venue result, yang paling penting sistem elektroniknya bisa berjalan dan kemudian ditandatangani PB itu sudah bisa standar olimpiade," jelasnya. Sementara itu, Project Manager PT Prambanan Dwipaka selaku pengembang venue atletik, Tedjo Kuntjoro menyatakan, akhir Oktober lintasan atletik Jakabaring mendapatkan sertifikat IAAF.

"Sejauh ini kita kontak terus kita lakukan, akhir Oktober ini sertifikat akan kita dapatkan, sebab sudah kita kirim 2 bulan sebelum atau saat kita memasang lintasan," jelas Menurut Tejdo.

Akses ke sana memang melalui tenaga ahli dari Hongkong yang mengerjakan lintasan dan memastikan akhir bulan Oktober sudah rampung.

"Kita kontak terus, kebetulan dia punya akses di IAAF. Akhir bulan sertifikat sudah kita terima. Apalagi semua syarat sudah dikirim semua, selain itu sudah dipakai test event dan tinggal pengesahan. Semua dokumen, foto-foto dan materialnya sudah dikirim," kata Tedjo.

Menurut dia, untuk foto finish akan tiba pada Senin (24/10), sementara tempat tribun kanan kiri termasuk tempat foto finish selesai pada 25 Oktober atau lebih cepat 3 hari dari yang telah ditetapkan.

"Kita penyedia tempat dan mengerjakan venue, sementara untuk instalasi, foto finish, Swiss timing omega serta peralatan lainnya kewenangan dari PASI, bukan kita," jelas Tedjo.

Komentar


Berita Terkait