25.05.2011 21:59:30 WIB
Oleh Hamzah Chairil
DPRD Sumsel memenuhi tuntutan para ulama di Palembang agar pembangunan Rumah Sakit Siloam dibatalkan. Penolakan itu disampaikan para anggota dewan itu melalui fraksi-fraksinya dalam dialog dengan Forum Umat Islam Sumsel, ormas Islam, dan mahasiswa di Gedung DPRD Sumsel, Jalan POM IX, Palembang, Rabu (25/05/2011).
Pembahasan penolakan itu akan disampaikan setiap fraksi dalam rapat paripurna DPRD Sumsel yang akan digelar Kamis (26/05/2011) besok. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumsel Ahmad Jauhari. “Besok semua fraksi DPRD Sumsel akan menyampaikannya, dan saya minta semuanya agar bisa menyaksikan langsung,” ujar Ahmad Jauhari.
Selain itu, dihadapan para pengunjukrasa DPRD Sumsel akan mengirimkan surat kepada Ketua DPR RI dan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono. Hal yang sama disampaikan Darmadi Djufri, anggota Komisi IV DPRD Sumsel dari Fraksi PDIP, bahwa PDIP menolak pembangunan RS Siloam serta usut penjualan aset-aset pemerintah provinsi yang dijual kepada pihak swasta.
Sebelumnya para ulama bersama mahasiswa melakukan aksi ke DPRD Sumsel. Mereka menolak pembangunan RS Siloam di Lapangan Parkir Bumi Sriwijaya atas kerjasama pemerintah Sumsel dengan Lippo.
Foto: Ilustrasi
