Lingkungan Hidup

Ancaman Limbah B3, Walhi Sumsel Tolak Hadirnya RS Siloam di Palembang

coba

09.05.2011 17:07:48 WIB

Oleh Hamzah Chairil

PENOLAKAN terhadap rencana pembangunan RS Siloam di eks Lapangan Parkir Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, juga disampaikan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Selatan. Penolakan Walhi Sumsel terkait ancaman limbah B3 dari rumah sakit tersebut.

"Amdalnya belum jelas. Tapi meskipun Amdalnya jelas, limbah B3 itu akan dibuang ke mana? Di sana pusat keramaian. Kanan-kiri hotel bertingkat, pusat perbelanjaan, pemukiman warga. Kalau limbah dibuang dalam bentuk cairan, itu sangat berbahaya sebab akan mengalir anak sungai Musi yang ada di sekitar sana, yakni Sungai Sekanak. Kalau melalui udara, pasti akan menyebar ke berbagai tempat yang tinggi seperti hotel dan pusat perbelanjaan," kata Direktur Walhi Sumsel Anwar Sadat kepada pers di kantornya, kawasan Bukitkecil, Palembang, Senin (09/05/2011).

"Jadi, berdasarkan ancaman limbah B3 itu, kami meminta pihak pengembang untuk membatalkan pembangunan rumah sakit tersebut," ujarnya. "Jangan sampai rumah sakit yang tujuannya menyembuhkan orang sakit, justru memproduksi bahan berbahaya yang membuat banyak orang sakit," sambungnya.

Bahkan, menurut Sadat, sejumlah rumah sakit yang ada di Palembang saat ini, juga sebaiknya pindah ke wilayah pinggiran Palembang, guna menghindari adanya pencemaran limbah B3. Misalnya RS Charitas dan RSU Muhammad Husin.

Komentar


Berita Terkait