05.12.2011 19:22:48 WIB
Hujan dan cuaca mendung yang terus menaungi Kota Palembang dan sekitarnya berdampak buruk untuk beberapa pemilik usaha. Salah satunya adalah usaha batu bata dan genteng.
Gofar, pemilik bangsal batu bata di daerah Sukamulya adalah satu diantaranya yang mengeluhkan kondisi cuaca. Bapak dua anak ini tidak bisa menjemur batubata mentah karena cuaca tidak kunjung panas akibatnya batu bata yang sudah dipesan pembeli pun terpaksa urung dibeli.
"Kalau masalah pesanan tidak terlalu berpengaruh. Tetapi gimana mau dibeli kalau batunya saja belum kering dan masih lembut," ujarnya, seperti dikutip Sripo, Senin (5/12/2011).
Selain Gofar, Badil, pemilik bangsal genteng dan batu bata di wilayah Sukajadi juga belum bisa menjual barangnya karena alasan yang sama. Padahal pesanan akan batu bata dan genteng sudah banyak yang datang.
"Selain susah kering, kualitas tanah juga sedikit mengalami kemunduran. Akibat hujan, tanah jadi lembut dan butuh waktu lama unttuk memanggangnya," jelas Badil.
Baik Badil maupun Gofar, memilih untuk tidak menghasilkan batu bata maupun genteng yang baru. "Kalau stok lama sudah habis, baru memproduksi yang baru. Selain itu tempat untuk menjemur batu juga sudah tidak tersedia lagi," ujar Gofar.
Foto: archzal.blogspot.com
