03.10.2011 13:26:26 WIB
SALAH satu istri pemuka agama Islam di Palembang, Hj Onah binti M Siddiq mengembuskan napas terakhir, Senin (03/10/2011) pukul 08.30 karena sakit. Istri KH M Zen Syukri ini meninggal di usia ke-70. Almarhumah meninggalkan sembilan anak dan 30 cucu. Almarhumah dikebumikan di Ponpes Muqimussunnah pada sore harinya, sekitar pukul 16.00.
Sebagai seorang istri dari sesepuh agama Islam di Palembang, Onah dikenal sebagai seorang istri yang taat dengan suaminya. Salah satu ketaatannya ditunjukkan ketika sang suami membangun Ponpes Muqimussunnah.
“Ibu juga turut membangun pesantren, meskipun usianya saat itu sudah tidak muda lagi. Semangatnya membuat kami menjadi kuat saat menghadapi masa-masa sulit,” ujar Izzah Zen Syukri, salah satu putri almarhumah.
Selain itu, ketika suami tergolek sakit, Onah tidak pernah lelah mengurusi suaminya yang sudah sulit untuk bergerak. Onah pun masih sering menasihati anak-anaknya. Padahal, seluruh anaknya sudah bisa mandiri.
Para santri Ponpes Muqimussunnah juga tampak menghadiri pemakaman Onah.
Mereka tampak sibuk menyambut tamu yang mulai pukul 12.30 ramai mendatangi kediaman Zen Syukri.
Tetangga juga merasa kehilangan Onah. Mereka mengenali Onah sebagai seorang istri yang senang berbagi dengan sesama.
“Ibu sering memberi kami motovasi dan pelajaran tentang Islam. Kami benar-benar kehilangan,” ujar salah satu tetangga yang enggan menyebutkan namanya.
Onah meninggal di kediamannya yang beralamat di Jl Letnan Yasin RT 15 RW 06 No 3019a Kelurahan Pahlawan IT 1 Palembang. Tampak Wakil Walikota, Romi Herton, hadir mengisi acara yasinan di kediaman Zen Syukri.
Puluhan aparat keamanan, mulai dari polisi hingga tentara, hadir untuk mengamankan jalannya pemakaman. Selain itu, sejumlah pegawai negeri juga menghadiri kediaman Zen Syukri.
Selamat jalan, Ibu Onah.
