05.09.2011 15:42:47 WIB
Oleh Putra Kurusetra
AKIBAT bentrokan antartahanan di Rutan Pakjo, Palembang, Minggu (04/09/2011) sore, membuat para keluarga tahanan yang ingin berkunjung dilarang masuk pada Senin (05/09/2011). Mereka pun cemas dengan keluarga mereka yang tengah ditahan tersebut.
Sejumlah keluarga tahanan Rutan Pakjo hanya bisa berdiri di luar pagar sambil membawa bekal. Mereka sangat kecewa pasca peristiwa bentrok antarblok di Rutan yang menewaskan dua penghuni Rutan tersebut, karena tidak diperbolehkan masuk.
Meskipun begitu, para petugas membolehkan para keluarga menitipkan nasi atau makanan yang akan diberikan kepada tahanan.
Namun, sejumlah pengunjung mengkhawatirkan kondisi keluarganya yang tengah ditahan. “Terus-terang, kami cemas dengan kondisi adik kami yang tengah ditahan. Kami hanya diberi tahu kondisi aman-aman bae dia, tapi kami masih cemas,” ujar seorang pengunjung, Senin (05/09/2011).
Sementara itu 12 sipir dari Rutan Pakjo Palembang, diperiksa secara bersamaan oleh anggota Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, Senin (05/09/2011).
Berdasarkan informasi yang didapatkan di Polresta Palembang, para sipir tersebut diperiksa terkait peristiwa bentrok antar penghuni rutan di Rutan Pakjo. Ke-12 sipir tersebut diperiksa sejak pukul 10.30
hingga pukul 13.00 dengan 13 pertanyaan.
