09.09.2011 15:04:04 WIB
Oleh Putra Kurusetra
KABUT asap akibat kebakaran hutan di Palembang dan sekitarnya kian menebal. Bahkan pada pagi hari dan sore, jarak pandang di Sungai Musi berkisar 10 meter. Para serang perahu di perairan Sungai Musi ekstra hati-hati saat melajukan perahunya.
“Kalau malam dan subuh, saat masuk ke Palembang lampu kapal kami tidak mampu menembus kabut asap di atas Sungai Musi. Jarak pandang berkisar 10 meter,” ujar Warsi, seorang serang atau pengemudi kapal jukung yang biasa mengangkut penumpang dari daerah pedalaman perairan ke Palembang, Jumat (09/09/2011).
“Mudah-mudahan tahun ini tidak ada kecelakaan di Sungai Musi akibat kabut asap ini,” kata Warsi yang memangkalkan perahu jukungnya di 10 Ulu Palembang.
Sebagai daerah perairan, sebagian besar warga di Sumatera Selatan sangat mengandalkan angkutan sungai. Baik menggunakan perahu jukung, tongkang, maupun speedboat. Daerah tujuan antara lain kawasan perairan di Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Musi Banyuasin. Semua angkutan tersebut, mangkalnya di sekitar Jembatan Ampera Palembang.
