06.09.2011 18:28:38 WIB
Oleh Putra Kurusetra
BERDASARKAN keterangan yang didapatkan dari para tahanan di Lapas Pakjo, Palembang, bentrokan di lapas tersebut yang menyebabkan dua orang tewas terkena tusukan dan bacokan, lantaran ada sistem yang tidak berjalan. Misalnya seperti yang diungkapkan seorang tahanan, ada kelompok yang berkuasa atau sering menindas terhadap tahanan lainnya.
Demikian kesimpulan dari kunjungan Direktur Informasi dan Komunikasi Dirjen Lapas Kemenkumham, Murdiyanto, beserta Inspektur Kemenkumham Wilayah 5, Husni Thamrin, ke ruang Unit Pidum Polresta Palembang, Jakabaring, Palembang, Selasa (06/09/2011), saat mendalami kasus tersebut dari keterangan napi yang ditetapkan tersangka dalam kasus bentrokan yang terjadi di Rutan Pakjo, Palembang, Minggu (04/09/2011).
“Kesimpulan sementara, berdasarkan penjelasan para napi, ada sistem yang tidak berjalan,” kata Murdiyanto kepada wartawan.
Sementara salah seorang tersangka bernama Ujang, mengaku mereka sangat dijajah oleh tersangka rombongan Sukarmen alias Imen, yang ketahuan memiliki senjata api rakitan.
“Kami dijajah nian oleh mereka karena sering dimintai uang oleh rombongan mereka,” jelas Ujang.
