Pendidikan

Peserta Jambore Diminta Berhemat Air Bersih

coba

04.07.2011 21:50:12 WIB

Oleh Dedy Pranata

BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI) Ishak Mekki meminta para peserta Jambore Pramuka Nasional IX di Bumi Perkemahan Telukgelam, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, memaklumi keluhan peserta mengenai penyediaan air bersih. Namun, persoalan air bersih itu lebih disebabkan peserta yang boros dengan air bersih.

Menurut Ishak Mekki, air bersih yang disediakan panitia pelaksana sudah sesuai target. “Tapi mungkin ada peserta yang lupa mematikan keran air atau menampung air buat kebutuhan, sehingga pasokan air bersih terkesan kurang,” kata Ishak Mekki, Senin (04/07/2011) sore.

Namun, Ishak masih memaklumi soal itu, sebab yang dilayani bukan 1-2 ribu orang tapi 30 ribu orang. “Yang jelas panitia pelaksana terus mengupayakan penambahan pasokan air, sehingga tidak seorang pun merasa kekurangan air, termasuk juga meningkatkan keamanan di sekitar lokasi perkemahan. Panpel bekerja 24 jam,” katanya.

Di sisi lain, Ishak berharap para peserta juga menjaga ketersediaan air. Misalnya mematikan keran air apabila kamar mandi selesai digunakan, cukup dua kali mandi dalam sehari, serta menampung air buat kebutuhan di tenda ketika pasokan air masuk.

Pasokan air sendiri masuk ke lokasi perkemahan dalam satu hari tiga sebanyak empat kali, yakni pagi, siang, sore, dan malam. Sementara untuk aliran listrik, kata Ishak, memang sengaja dilakukan
pemadaman sementara. Pemadaman dilakukan pada waktu yang tidak sibuk.

Berdasarkan catatan, selama dua hari penyelenggaraan Jambore, dari berbagai pelayanan, air bersih merupakan hal yang dikeluhkan peserta. Sementara pelayanan lainnya, peserta relatif puas dengan apa yang disediakan panitia pelaksana, seperti pemenuhan kebutuhan sehari-hari termasuk panggung hiburan yang digelar setiap malam, serta pasar buat berbelanja oleh-oleh.

Komentar


Berita Terkait