21.12.2009 08:02:56 WIB
Oleh RINIZAH
Pada 21 Desember 1988, sebuah Pan Am jumbo jet dengan penumpang 258 telah jatuh ke kota Lockerbie Skotlandia di dekat perbatasan. Laporan awal mengindikasikan menabrak sebuah pompa bensin di pusat kota, antara Carlisle dan Dumfries, dan meledak menjadi bola api 300-kaki.
Ratusan dikhawatirkan mati sebagai kata para pejabat maskapai penerbangan 103 itu sekitar dua-pertiga penuh dengan 255 orang dewasa dan tiga anak di kapal.
Tim penyelamat telah memastikan ada banyak korban di tempat kejadian termasuk warga kota yang berada di tanah.
Boeing 747 meninggalkan London Heathrow di 1800 GMT menuju New York JFK bandara.
Tak lama setelah 1900 penerbangan menghilang dari layar radar di Prestwick Air Traffic Control Centre.
Pada 1908 ada laporan oleh Civil Air Traffic Control Pihak berwenang dari sebuah ledakan di tanah 15 mil sebelah utara perbatasan Skotlandia.
Rincian kecelakaan masih belum jelas tetapi ada laporan yang belum dikukuhkan pesawat telah menabrak mobil dan rumah. Seorang saksi mata mengatakan, pesawat telah menghantam bagian pusat kota di daerah pemukiman.
"Hanya ada ledakan dahsyat, Anda tidak bisa menggambarkannya," katanya kepada BBC.
"Itu hanya mungkin untuk mendekati kota, tetapi pada saat itu naik ada ledakan mengerikan dan seluruh langit menyala.
"Itu hampir hujan api - itu hanya api cair."
Bagian kota sedang dievakuasi dan aula telah diubah menjadi sebuah pusat perlindungan.
Dumfries dan Galloway Rumah Sakit, sekitar 20 kilometer jauhnya, adalah pada waspada darurat. Ambulans dari Cumbria selatan Skotlandia dan telah dikirim ke tempat kejadian.
RAF telah mengirim personil dan helikopter dari Skotlandia dan Inggris Utara, bersama dengan tim penyelamat gunung untuk membantu polisi.
Yang A74 telah ditutup setelah polisi melaporkan beberapa mobil yang diparkir terbakar. Diperkirakan pesawat akan terbang pada sekitar 31.000 kaki di atas Lockerbie ketika itu meledak.
Sumber: BBC
