Lingkungan Hidup

Perubahan Iklim bagi Jurnalis

coba

24.05.2010 13:36:45 WIB

Oleh MARWAN AZIS

KEDUTAAN Besar Australia bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) akan mengadakan Lokakarya Perubahan Iklim Jurnalisme di Jakarta hari ini, Senin (24/05/2010). Lokakarya tersebut bertujuan untuk memberi pengetahuan yang lebih baik tentang perubahan iklim dan menawarkan alat yang praktis untuk menulis tentang masalah ini.

Berdasarkan siaran pers dari panitia pelaksana, lokakarya tersebut hadiri lebih dari 20 jurnlias akan ambil bagian dalam lokakarya termasuk wartawan dari Banda Aceh, Pekanbaru, Pontianak, Lampung, Jayapura, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, dan Jakarta.

Pelatihan ini juga akan mencakup pembicara dari World Wide Fund for Nature (WWF)-Indonesia dan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia. “Perubahan iklim merupakan masalah global dan ini menuntut pemecahan global. Australia dan Indonesia mengambil peran aktif dalam mengatasi masalah ini dan media memainkan bagian penting dalam mendidik masyarakat umum,” ujar Wakil Duta Besar Australia, Paul Robilliard.

“Saya gembira kami bekerja sama erat dengan Aliansi Jurnalis Indonesia untuk menyelenggarakan lokakarya ini dan sangat bahagia bahwa kami menerima minat yang begitu luas dari wartawan Jakarta maupun reporter daerah,” tutur Robilliard.

Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Indonesia, Jajang Jamaludin, berkata pelatihan seperti ini merupakan salah satu upaya AJI untuk meningkatkan profesionalisme jurnalis, khususnya dalam masalah lingkungan hidup.

“Mengingat peningkatan jumlah informasi yang kini berputar, masyarakat umum menuntut informasi yang dapat dipercaya dan diandalkan. Sementara itu, kewajiban seorang wartawan adalah untuk melayani kepentingan umum dan masalah perubahan iklim sangat erat dengan hal ini,” ujarnya.

Indonesia dan Australia mempunyai komitmen bersama yang kukuh dalam pengurangan emisi dari penggundulan dan perusakan hutan di negara-negara berkembang. Fokus kunci kemitraan dua negara kita adalah mengambil aksi dini untuk mengurangi emisi dari hutan melalui kegiatan membumi yang praktis.

Komentar


Berita Terkait