Internasional

Peringatan Hardiknas di Maroko

coba

08.05.2011 01:00:16 WIB

Oleh Rahmat Azhari

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2011 di Maroko pada Jumat (06/05/2011) diselenggarakan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko bekerjasama dengan KBRI Rabat dalam bentuk seminar dengan tema, “Peran Guru dalam Membangun Tunas Bangsa”.

Hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut, Khoirur Rijal MA, Dosen STAIN Lampung dan Fakhrurrozi Muhammad Yunus, MA, Dosen IAIN Ar Ranieri Aceh yang keduanya juga terdaftar sebagai mahasiswa program doktoral di Universitas Moulay Ismail Meknes. Dimoderatori oleh Hanif Fatkhurrahman, Mahasiswa S1 di Univ. Ibnu Tofail Kenitra-Maroko, seminar ini mengundang antusias para peserta yang terdiri dari staf KBRI Rabat, masyarakat indonesia dan para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Maroko.

Ketua Panitia, Burhan Ali dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa HARDIKNAS sebagai momentum untuk mengingatkan betapa pentingnya pendidikan demi masa depan yang lebih cerah. Tingkat kemajuan suatu bangsa dan negara bisa diukur melalui tingkat kesadaran pendidikan negara bersangkutan.

Selain itu, senada dengan tema yang diusung pemerintah pada HARDIKNAS tahun ini yaitu, “Pendidikan sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa: Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti”, Ketua Panitia juga mengajak civitas akademika untuk menyikapi ilmu pengetahuan sebagai perangkat ke arah yang positif bukan untuk memunculkan prilaku destruktif, anarkis dan radikalis seperti terjadi belakangan ini.

Pembicara pertama banyak menyinggung tentang kedudukan dan peran guru sebagai pendidik dan pembimbing baik dalam instansi pendidikan yang bersifat formal maupun peran mereka dalam masyarakat sehari-hari. Sedangkan pembicara kedua lebih banyak menitikberatkan presentasinya terhadap status seorang guru sebagai profesi dan panggilan jiwa. Seminar ini mendapat sambutan baik dengan antusiasme para peserta saat sesi tanya jawab, dan juga para pembicara yang hadir dapat menyampaikan materinya dengan bahasa yang lugas dan mudah difahami oleh seluruh peserta.

Komentar


Berita Terkait