Lingkungan Hidup

Saat Ini Serangan Flu, Demam Berdarah Mengancam

coba

07.12.2009 10:46:43 WIB

Oleh FIRMAN SATRIA

MUSIM penghujan sudah berjalan sebulan lebih. Selain banjir, angin puting beliung, ombak, sejumlah penyakit juga mengancam masyarakat, terutama yang menetap di perkotaan. Saat ini, penyakit yang banyak diderita warga yakni flu.

Misalnya di Puskesmas Punti Kayu, Palembang, setiap hari sekitar 50-70 warga yang berobat terkena penyakit flu.

“Namun, penyakit yang paling kami ditakutkan yakni demam berdarah yang dominant ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina,” kata dr. Yandrayati, kepala Puskesmas Punti Kayu Jalan, Srijaya Kompleks Pemda Km 5,5 Palembang,yang ditemui Senin (07/12/2009).

“Bila ada serangan ini, jelas sangat berbahaya bagi masyarakat. Apalagi kekebalan (imunitas) terhadap satu jenis virus tidak berlaku untuk infeksi jenis virus lainnya, bahkan dapat menimbulkan reaksi yang kurang menguntungkan bagi tubuh,” jelasnya.

Ada pun tanda-tanda gejala orang yang terkena demam berdarah yakni demam, muntah darah segar (merah) atau muntah hitam, buang air besar berwarna hitam, sesak napas yang makin lama makin sesak meski demam telah teratasi, nyeri perut yang diiringi dengan pembesaran lingkar perut, kesadaran menurun, tanpa syok, nyeri kepala atau pusing hingga muntah, serta pandangan makin lama makin kabur.

Mencegahnya, selain hidup sehat dan lingkungan bersih juga mengonsumsi nutrisi dan hidrasi alias makan dan minum yang cukup.

Komentar


Berita Terkait