Peristiwa

Gordo Hilang Setelah Terbang ke Ruang Angkasa

coba

13.12.2009 07:30:57 WIB

Oleh FIRMAN SATRIA

Gordo adalah monyet Amerika Selatan dengan tinggi sekitar satu kaki (30cm) dan berat antara dua dan tiga pon (1-1,5 kg). Dia dipilih sebagai kelinci percobaan untuk terbang keluar angkasa oleh Amerika Serikat.

Gordo ditembakkan ke ruang dalam hidung kerucut dari sebuah roket Jupiter AM 13. Gordo mengenakan helm plastic berlapis kulit. Dia diikat di tempat tidur karet yang dirancang untuk melawan gravitasi.

Monyet itu terisolasi terhadap perubahan suhu dengan foil dan serat kaca. Dia punya termometer di bawah ketiak, mikrofon mendengarkan detak jantung dan instrumen lain terdeteksi napasnya.
Dalam penerbangan yang berlangsung 15 menit pada 13 Desember 1958, kondisi Gordo dipantau oleh Pentagon, yang mengatakan bahwa monyet tidak mengalami efek fisik yang merugikan significiant selama waktu itu.

Gordo selamat 300 mil perjalanan ke luar angkasa dan kemudian terbang lebih dari 1.500 mil di roket sampai jatuh di Atlantik Selatan. Kesalahan teknis dengan peralatan, parasut gagal terbuka dan hidung kerucut tenggelam bersama Gordo didalamnya. Angkatan Darat Amerika Serikat meninggalkan pencarian setelah enam jam.

Departemen Pertahanan AS menegaskan bahwa percobaan adalah langkah yang tak ternilai harganya dalam mempersiapkan usaha pertama manusia ke ruang angkasa. Mereka mengatakan monyet yang sangat mirip dengan manusia itu memperkuat manusia dapat melakukan penerbangan serupa di kemudian hari.

Gordo bukan hewan pertama telah memberanikan diri ke ruang angkasa, tetapi ia adalah primata pertama telah terbang begitu tinggi.


Sumber: BBC London

Komentar


Berita Terkait