18.11.2009 15:52:20 WIB
Oleh SUMARDONI
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Selatan tidak mengeluarkan fatwa haram untuk film Kiamat 2012. Bahkan film itu dapat berdampak positif, jika dimaknai untuk membangun kesadaran umat. Tapi film Kiamat 2012 sebuah kebohongan.
“Tapi jika sebaliknya, yakni memastikan kiamat pada 2012 itu merupakan kebohongan belaka,” kata Ketua MUI Sumsel KH Sodikun, yang dihubungi Rabu (18/11/2009).
Menurut Sodikun, di dalam Islam dimengerti dua kiamat. Yakni kiamat kecil, seperti bencana alam, dan kiamat besar yang hanya diketahui oleh Allah. “Nah, melihat film Kiamat 2012 kan masih ada kehidupan. Jadi bukan kiamat besar, di situ letak kebohongannya,” kata Sodikun. Padahal film itu sebenarnya menggambarkan kiamat kecil.
