09.07.2010 18:59:31 WIB
KEINGINAN Mendagri agar Pol PP dipersenjatai tidak diamini semua kepala daerah. Buktinya, Walikota Palembang Eddy Santana Putra kurang setuju anggota Polisi Pamong Praja dipersenjatai atau diperbolehkan menggunakan senjata api.
Menurut Eddy Santana Putra yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, yang dihubungi Jumat (9/07/2010) alasan dirinya kurang setuju anggota Pol PP dipersenjatai lantaran tujuannya kurang jelas. Eddy lebih setuju Pol PP tetap melakukan pendekatan persuasif terhadap pihak yang akan ditertibkan, "Alasan Pol PP dipersenjatai nak memerangi siapa? Mending (sebaiknya, red) pendekatan persuasif (terhadap pihak yang ditertibkan, red)," katanya.
Hal senada dikatakan Direktur LBH Palembang Eti Gustina, "Kami jelas kurang setuju Pol PP dipesenjatai. Dengan pentungan bae banyak timbul tindak kekerasan, apalagi kalau mereka menggunakan senjata. Pol PP dipersenjatai sama saja negara melegalkan tindak kekerasan terhadap rakyat. Ini melanggar HAM. Komnas HAM harus memeriksa Mendagri dengan gagasan tak masuk akal ini," kata Eti yang dihubungi secara terpisah.
