21.11.2011 21:54:51 WIB
Oleh Putra Kurusetra
MESKIPUN jaraknya terbilang jauh dari Jakabaring Sport City (JSC), gedung “biru” berlantai 16 cukup memberikan kenyamanan bagi panitia Inasoc, para jurnalis lokal, nasional, maupun luar negeri, selama penyelenggaraan SEA Games XXVI, buat beraktifitas. Ternyata selama SEA Games XXVI gedung ini tidak disewa Inasoc, melainkan dipinjamkan secara gratis.
“Itu salah satu dukungan kita terhadap SEA Games XXVI,” kata Direktur Operasional Bank SumselBabel Rendra, saat jumpa pers di gedunng biru, Jakabaring, Palembang, Senin (21/11/2011).
Selain itu, Bank SumselBabel juga mendukung penyelenggaraan SEA Games XXVI dengan melakukan penghijauan, dan pembuatan taman di JSC sejak jauh-jauh hari.
Nah, berkah dari dukungan tersebut, di antara tiga belas karyawan bank tersebut yang menjadi atlet nasional Indonesia mengikuti SEA Games XXVI, telah memberikan mendali.
“Ini berkah dan kebanggaan kita semua. Sebab prestasi mereka ini membanggakan Indonesia, Sumatera Selatan, dan Bank SumselBabel,” kata Rendra.
Karyawan Bank SumselBabel yang telah memberikan mendali bagi kontingen Indonesia antara lain Maharani Ardi yang menyumbangkan emas pada menembak putri, tiga atlet bola voli putra yang menyumbang perak seperti Agung Seganti, Adi Sucipto, dan Andri. Kemudian tiga emas dari Prima Simpati Aji pada soft tenis, serta dua perak Jauhari Johan yang menyumbangkan dua perak pada atletik.
Sementara karyawan PT Bank SumselBabel yang ikut SEA Games XXVI yang gagal memberikan mendali antara lain Wisnu Aji, Hekta Ahmad, Taufik Halay, Jefri Purba, Kharismawan, Ali Haidar dan Angga Saputra.
Terhadap para karyawan yang telah menorehkan prestasi ini, kata Rendra, pihaknya akan memberikan bonus. “Nilainya sedang dibahas, tapi mungkin besaran sekitar seperempat dari bonus yang diberikan pemerintah terhadap para atlet yang meraih mendali selama SEA Games XXVI ini,” katanya.
Dijelaskan Rendra, selama SEA Games XXVI, pihaknya juga membuka sejumlah ATM, mobil kas keliling, dan money changer di Jakabaring . Transaksi di ATM dan mobil kas keliling selama sepekan SEA Games XXVI sekitar Rp1,5 miliar, dan money changer sebesar Rp1,5 miliar.
