09.03.2010 01:39:55 WIB
Oleh SUMARDONI
GUNA mengantisipasi banjir melanda bandara international Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, di simpang Jalan Soekarno-Hatta menuju bandara itu harus dibangun kolam retensi.
“Di simpang itu ada dua lokasi yang dapat dibangun kolam retensi, luasnya berkisar 5 hektare per kolam dengan kedalaman berkisar 3 meter. Kolam ini gunanya mengantisipasi banjir melanda bandara Sultan Mahmud Badaruddin II,” kata Surkani Mastulen, koordinator Masyarakat Sungai Musi, Senin (08/03/2010) malam.
Dasar pembuatan dua kolam retensi itu, kata Surkani, lantaran beberapa kawasan resapan air di daerah itu sudah ditimbun atau digunakan buat keperluan jalan atau lainnya.
“Pemerintah Kota Palembang harus merencanakannya, mumpung lahan tersebut belum digunakan warga buat membangun rumah atau rumah toko,” katanya.
Dijelaskan Surkani, perkembangan kawasan di sekitar bandara itu cukup cepat. Pembangunan itu jelas mengakibatkan sejumlah kawasan resapan air tergunakan. “Ini antisipasi ke depan. Jangan sampai bandara kita seperti bandar Soekarno-Hatta,” jelas Kepala Balai PDSA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Musi Sumatra Selatan ini.
Foto: http://cctvcameraindonesia.com/
