Lingkungan Hidup

Palembang Kian Berkabut, Titik Api di Sumsel 894

coba

08.09.2011 12:13:39 WIB

Oleh Putra Kurusetra

SEPANJANG hari ini Kamis (08/09/2011), langit di Palembang tampak mendung. Bukan karena mau hujan, melainkan kian menebalnya kabut asap. Kondisi ini tak lain lantaran di Sumatera Selatan saat ini terdapat 894 titik api (hotspot) selama periode 1-7 September 2011. Sebelumnya untuk periode Agustus 2011 tercatat sebanyak 1.518 titik api.

Jumlah titik api itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Sigit Wibowo, kepada pers di kantornya, Jalan Kolonel Burlian, Palembang, Kamis (08/09/2011).

Sedangkan para petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (manggala agni) dari BKSDA yang berjumlah 240 orang, sejak Rabu (07/09/2011) telah berhasil memadamkan 284 hektare lahan yang terbakar. Kendati demikian masih ada ribuan hektare lahan yang belum dipadamkan.

Sigit Wibowo menjelaskan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) personel Manggala Agni menjaga kawasan konservasi hutan, meskipun begitu Manggala Agni sudah berbuat lebih. “Misalnya, Manggala Agni memadamkan api di kawasan lahan perkebunan seluas 135 hektare atau 55 persen, lahan masyarakat yang berhasil dipadamkan 75 hektare atau 31 persen, dan lahan kawasan hutan seluas 32 hektare atau 19 persen,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Alibuddin, kepada pers di Kayuagung, Kamis (08/09/2011) mengatakan kabupaten tersebut sudah dikepung 45 titik api.

Kendati demikian, Tim Kehutanan dan Manggala Agni tetap berusaha untuk memadamkannya.

“Keberadaan titik api tersebut tersebar di Kecamatan Tanjung Lubuk (1 titik), Kecamatan Mesuji (6), Kecamatan Pampangan (2), Kecamatan Mesuji Raya (2), Kecamatan Pedamaran (6), Kecamatan Air Sugihan (9), Kecamatan Pangkalan Lampam (6), Kecamatan Cengal (4), dan KecamatanTulung Selapan (9),” kata Alibuddin.

Menurut Alibuddin, kendati api membakar di beberapa bagian rawa yang terbakar hingga kini belum menimbulkan kabut asap yang pekat. Tim kehutanan dan Manggala Agni sudah diturunkan setiap di kecamatan untuk menanggulanginya. “Tim dari dinas kehutanan dan Manggala Agni sudah
turun ke lapangan siang dan malam,” kata Alibuddin.

Komentar


Berita Terkait