SEA Games 2011

Sriwijaya FC Menyesakkan Dada

coba

20.05.2010 19:09:42 WIB

Menyaksikan pertandingan Sriwijaya FC kontra Pelita Jaya FC, di Stadion Singa Perbangsa Karawang, Kamis (20/05/2010), sungguh menyesakkan dada. Betapa tidak, skuad asuhan pelatih Rahmad Darmawan itu sudah unggul 2-0. Tetapi, justru keadaan berbalik dan akhirnya tuan rumah yang terancam degradasi musim depan itu membalikkan keadaan dan menang dengan skor 3-2.

Ini diduga, Charis Yulianto dan kawan-kawan terlalu menganggap remeh lawannya. Boleh jadi juga karena strategi hasil racikan coach RD sudah tak manjur lagi. Zah Rahan cs yang tampil sempurna di babak pertama, seperti kehilangan tenaga dan tidak berkutik memasuki babak kedua. Oleh karena itu pantaslah jika tim Pelita yang berjuluk the Young Guns meraih hasil sempurna pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) itu.

Harapan Laskar Wong Kito untuk meraih tiga poin sebenarnya sangat terbuka dan awalnya terasa begitu mudah, setelah Anoure Obiora Richard mencetak gol cepat menit ke-5. Bahkan Pavel Solomin mampu menggandakan keunggulan lewat heading-nya menit 35. Namun harapan itu sirna setelah Pelita memborong 3 gol melalui Supardi, Redoune Barkoui, dan Marwan.

Kekalahan ini membuat peluang SFC menduduki 4 besar klasemen sirna. Laskar Wong Kito saat ini tertahan di peringkat 8 dengan nilai 44 dari 32 pertandingan. Keith Kayamba Gumbs cs masih menyisakan dua pertandingan kandang. Sementara itu, Pelita masih memiliki harapan untuk keluar dari zona degdradasi.

Pelatih Rahmad Darmawan mengakui timnya kalah bugar dengan Pelita Jaya yang memiliki waktu istirahat lebih lama. Sebab dua hari lalu, Zah cs harus menjalani pertandingan berat lawan Persib Bandung. “Kondisi ini sangat berpengaruh. Kalau saja kita mampu mempertahankan ritme permainan di babak kedua, mungin tidak seperti ini hasilnya,” kilah RD atas kekalahan tersebut.

Memasuki menit ke-5, striker Anoure membawa SFC unggul setelah memanfaatkan umpan cantik Zah Rahan. Memasuki menit 35 SFC menggandakan keunggulan melalui Pavel Solomin setelah memanfaatkan crossing Worabay. Tandukannya mampu menundukkan kiper Ali Barkah.

Memasuki babak kedua pelatih Djajang Nurjaman melakukan pergantian pemain dengan memasukkan striker Redoune Barkoui. Hasilnya, SFC kebobolan tiga gol lewat menit 62 melalui Supardi, Marwan menit 64, dan Barkoui menit 73.

Sumber: Sripo

Komentar


Berita Terkait