SEA Games 2011

Kaki Kanan Budi Sudarsono Pernah Terlindas Mobil

coba

17.04.2011 15:33:12 WIB

Oleh Dedy Pranata

PASCAcidera, beberapa kali diturunkan striker Budi Sudarsono memang mengecewakan para suporter Sriwijaya FC. Baru saat melawan Bontang FC ketajaman dan mobile-nya terlihat kembali. Ternyata dia memaksa diri lantaran kaki kanannya masih terasa sakit. Dan kaki kanan itu saat kecil pernah terlindas mobil.

Itulah pengakuan Budi Sudarsono di Palembang, Minggu (17/04/2011), seperti dikutip Sriwijaya Post, tentang dirinya yang kerap kehilangan momentum buat mencetak gol.

Dia mengakui, seharusnya dengan peluang yang ada dia mampu mencetak lebih banyak gol, seperti menghadapi Song Lam Nghe An dalam lanjutan Piala AFC 2011 dan Bontang FC.

Itu semua lantaran kaki kanannya yang baru sembuh pascaoperasi belum bisa beperan dengan baik, dia merasakan ada masalah meski sejauh ini bisa diatasinya dengan terus melakukan terapi dan berlatih keras.

“Saat ini saya bermain dengan hati dan terus berharap ada pertolongan dari Yang Maka Kuasa. Saya akui usai operasi kaki saya memang sedikit kurang memiliki power. Sebenarnya tendangan saya ke gawang Bontang usai gol pertama itu seharusnya menjadi gol, tetapi seperti tidak ada powernya," jelas Budi.

Menurut dia, luka bekas operasi di bagian otot kaki kanannya kerap terbuka jika dia memaksakan mengambil bola. Jika menjelang pertandingan dia pun harus melakukan terapi agar kaki kanannya kembali ampuh.

“Memang saya rasa kurang berfungsi dengan baik, tetapi itu tadi saya masih bisa mencetak gol itu pasti pertolongan yang Maha Kuasa,” jelasnya.

Budi mengungkapkan, selalu saja mendapatkan musibah dengan kaki kanannya. Semasa kecil dia pernah ditabrak mobil sedan bahkan setengah terlindas sehingga harus istirahat lama untuk penyembuhan. Tetapi kemudian kembali berfungsi dengan baik dan menjadi pemain sepakbola seperti saat ini.

Namun menurutnya, jika ingin mengejar gelar top skorer adalah hal yang mustahil, tetapi dia yakin akan terus mencetak gol dalam setiap pertandingan SFC dan membawa tim ini naik ke papan atas. “Paling tidak saya dan teman-teman bisa membawa SFC duduk peringkat dua musim ini,” jelas Budi.

Bonus Lim
Bonus Rp 4 juta diberikan kepada Lim Joon Sik karena menjadi man of the match sebanyak dua kali dalam pertandingan Sriwijaya FC. Bonus itu belum termasuk dari manajemen yang selalu mengucurkan uang jika tim meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Namun bagi pemain asal Korea ini, bukan bonus yang diperhatikannya, tetapi makna dari gelar man of the match yang membuat terus termotivasi untuk mengevaluasi diri. “Dia kembali terpilih sebagai man of the match dalam pertandingan ini,” kata Media Officer Sriwijaya FC Zulhanan Marwi, Minggu (17/4/2011).

Komentar


Berita Terkait