17.08.2009 19:20:50 WIB
Oleh ADIS OKTAVIANI
PERAHU bidar tradisional Pertamina meraih juara pertama Lomba Bidar Tradisional dalam memperingati HUT RI ke-64 tahun 2009 ini, yang digelar di sungai Musi, Senin (17/08/2009) siang hingga sore. Perahu bidar Pertamina ini berhak meraih tropy dan hadiah uang sebesar Rp8 juta. Perahu bidar Pertamina mengalahkan 12 peserta lainnya. Perahu bidar dari Kabupaten Ogan Ilir meraih juara kedua, mendapat hadiah Rp6 juta, dan juara ketiga diraih Indomie, mendapat hadiah Rp5 juta. Selanjutnya juara keempat diraih Pemkab Ogan Ilir dengan hadiah Rp4 juta.
Sedangkan untuk kategori Perahu Hias Umum Juara I Dinas PU Cipta Karya meraih hadiah Rp4 juta, juara kedua DISDIKPORA Palembang dengan hadiah Rp 3 juta, juara ketiga Dinas Tata Kota Palembang Rp 2 juta, sedangkan juara Harapan PT. Semen Baturaja dengan hadiah Rp 1 juta.
Untuk Perahu Motor Hias Kategori Kecamatan, juara pertama diraih Kec. Plaju dengan hadiah Rp4 juta, juara kedua Kec. Alang - Alang Lebar dengan hadiah Rp 3 juta, juara ketiga Kec. Gandus dengan hadiah Rp2 juta. Sedangkan Kec. Seberang Ulu II meraih juara harapan dengan hadiah Rp1 juta.
“Namun para pemenang kecewa dengan hadiah yang diberikan, karena tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan kami,” kata Wancik Saka manajer Group Tatang Putra, warga Jalan sido Ing lautan Lorong Palang Merah, seusai perlombaan, Senin (17/08/2009) sore.
Menurut dia, untuk pembuatan perahu bidar biayanya mencapai kurang lebih Rp50 juta, “Untung kita ada yang mensponsori, jadi sedikit terbantu. Ya,mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi hadiahnya,” katanya.
Sebagai informasi lomba bidar disaksikan puluhan ribu warga Palembang di sepanjang sungai Musi, disiarkan secara langsung sebuah stasional televise swasta . Ada tiga negara yang dapat melihat siaran langsung lomba bidar tradisional dan perahu motor hias ini yaitu Malaysia, Singapura, dan Brunai Darussalam karena Pemerintah Kota Palembang mengundang Wartawan Asing dari RRC Cina, dan Malaysia.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Baharudin Ali, mengatakan lomba bidar tradisional dan perahu motor hias ini akan terus ditingkatkan mutunya setiap tahun.
