29.08.2009 21:07:28 WIB
Oleh ADIS OKTAVIANI
PARA pedagang kaki lima di Pasar 16 Ilir Palembang, meminta pemerintah memberi kelonggaran waktu buat mereka berjualan selama bulan puasa ini. Sebab waktu sore yang diberikan buat berjualan, tidaklah cukup. “Namanya juga kalau jualan sudah sore, siapa lagi yang mau beli.Apalagi bulan puasa seperti ini, orang pada sibuk mau masak, ngurusin suami, anak di rumah. Kan,belanja ke pasar itu siang hari,” kata Sulaiman, seorang pedagang jilbab di Lorong Basah, Pasar 16 Ilir, Palembang, Sabtu (29/08/2009).
Jadi, kata warga Jalan. Sungai Jeruju, Kuto, 8 Ilir, Palembang, “Bapak walikota Palembang dan Gubenur Sumsel dapat menolong kami agar dapat berjualan kembali seperti biasa. Minimal selama bulan puasa ini. Kami juga mau lebaran. Apa wong Palembang nih disuruh belanja ke Mall, biar wong kaya tambah kaya, dan kami tambah saro(susah, red)."
Memang, sejak pagi, puluhan petugas Pol PP berjaga di Pasar 16 Ilir, khususnya di Lorong Basah. Mereka jelas melarang para pedagang kaki lima ini berjualan. Para petugas Pol PP ini baru bubar saat sore, dan saat itulah para pedagang kaki lima menggelar dagangannya.
