12.04.2011 22:23:08 WIB
Oleh Dedy Pranata
SELAMA ini baik di liga domestic maupun Asia, pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev menjelang pertandingan selalu menyampaikan kabar sejumlah pemain intinya tidak dapat tampil akibat cidera atau tengah dihukum. Rabu (13/04/2011) semua pemain dapat diturunkan saat menghadapi Song Lam Nghe An. Mampukah Ivan Kolev menunjukkan penampilan terbaik timnya?
Kemungkinan para Sriwijaya FC tampil full team dinyatakan Kolev dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Jalan POM IX, Palembang, Selasa (12/04/2011). "Kami benar-benar serius melakukan persiapan. Kita bisa tampil full team lawan Song Lam," kata Kolev.
Keinginan para pendukung atau supporter Sriwijaya FC akan penampilan tim ideal yang diusung Ivan Kolev sudah lama dinantikan. Selama ini setiap menjelang pertandingan, Ivan Kolev maupun pihak manajemen selalu mengabarkan bahwa ada pemain inti yang tidak dapat tampil akibat cidera maupun hukuman kartu.
“Kami ingin sekali menyaksikan tim ideal Kolev bermain. Kalau memang Sriwijaya FC dapat tampil full team, saya kira pertandingan melawan Song Lam besok merupakan ukurannya. Besok bukan hanya kemenangan diharapkan kami, kami juga ingin melihat pola permainan sebenarnya dari Ivan Kolev. Semoga sesuai dengan anggaran yang lumayan besar dikeluarkan manajemen pada musim ini buat membeli sejumlah pemain,” kata Riki, seorang supporter Sriwijaya FC, dalam sebuah perbincangan di rumahnya, kawasan Pakjo Palembang, Selasa (12/04/2011).
“Seandainya tim ideal Sriwijaya FC meraih kemenangan dan menunjukkan penampilan yang menarik. Itu artinya prestasi yang kurang bagus Sriwijaya FC di Liga Super Indonesia saat ini benar-benar karena nasib kurang bagus, akibat banyak pemain cidera. Tapi kalau penampilannya tak beda dengan para pemain lapis kedua, tampaknya evaluasi pantas diberikan kepada Ivan Kolev termasuk manajemen yang mengurusi pemainnya,” kata Riki.
Mengenai kemungkinan Sriwijaya FC membeli sejumlah pemain tenar seperti Irfan Bachdim pada musim mendatang, itu juga bukan jaminan prestasi Laskar Wong Kito akan membaik, “Sebab para striker Sriwijaya FC saat ini kualitasnya tak jauh beda dengan Irfan. Itu artinya prestasi sebuah klub bukan semata karena pemain hebat, juga peranan pelatih dan manajemen. Semuanya bertanggungjawab,” kata Riki.
