22.03.2011 02:39:06 WIB
Oleh Putra Kurusetra
MEMASUKI pekan terakhir Maret 2011, proyek pelebaran Jalan Kol Barlian, Palembang, sebagai jalur utama para atlit dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menuju lokasi venues SEA Games XXVI, belum berjalan. Ini disebabkan banyaknya utilitas yang belum dipindahkan.
Padahal, sesuai jadwal, pelebaran jalan itu harus dimulai pada Februari 2011.
Hal ini disampaikan Kantor Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksana Jalan Metropolitan Palembang.
"Sudah dua kali kontraktor mengirim surat. Mereka mengaku tidak bisa bekerja secara optimal," kata Kepala SNVT Pelaksana Jalan Metropolitan Palembang Kementerian PU, Ir Aidil Fiqri, MT, Senin (21/03/2011) kepada wartawan di kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A. Rivai Palembang.
Pengerjaan pelebaran jalan ini dikerjakan dua Kontraktor yang telah ditunjuk, yakni PT Dwi Perkasa Mandiri dan PT Mekarjaya.
“Kalau begini terus kondisinya. Bisa saja kami kirim surat ke kontraktor untuk menghentikan semua pekerjaan. Hal ini sendiri sudah diatur dalam kontrak, mereka memang bisa ajukan klaim,” jelasnya.
Menurutnya, seharusnya pada bulan Maret hingga April sudah memasuki pemasangan agregat dan aspal tipis. Pihaknya sendiri tetap menghendaki jalur jalan bebas dari utilitas dan
harus dipindahkan sesuai dengan hasil kesepakatan rapat koordinasi beberapa waktu lalu.
“Kami bicara apa adanya, deadline-nya sudah lewat semua, dan kalau melihat kondisi seperti sekarang, bisa jadi tidak akan tercapai target, namun kita tetap berusaha target sebelum November 2011 pelebaran jalan ini selesai,” ujarnya.
Sebagai informasi hambatan pengerjaan proyek ini lantaran pihak PDAM Tirta Musi mengaku tidak memiliki dana buat memindahkan pipa miliknya di sepanjang Jalan Kolonel Burlian. Padahal dalam rapat akhir tahun 2010 mereka menyanggupi melakukan pemindahan pipa tersebut.
