25.05.2011 21:08:11 WIB
Oleh Dedy Pranata
SRIWIJAYA FC kembali gagal masuk ke babak delapan besar AFC Cup, setelah dikandaskan tuan rumah Chonburi FC 3-0, di Stadion Chonburi Thailand, Rabu (25/05/2011) malam. Dalam pertandingan ini dapat dikatakan kulitas Budi Sudarsono memang pantas dipertanyakan.
Sriwijaya FC memulai pertandingan dengan penampilan yang mengejutkan tuan rumah. Lewat serangan balik yang cepat, beberapa kali bek Chonburi FC keteteran menghadapi kecepatan para pemain Laskar Wong Kito. Salah satunya sebuah kesalahan yang dilakuka bek Chonburi FC yang berhasil dimanfaatkan Oktavianus, kemudian mengirimka bola matang ke Budi Sudarsono.
Sayang, peluang 99 persen menjadi gol itu gagal dimaksimalkan Budi yang beberapa waktu lalu penampilannya tidak optimal lantaran cideranya masih terasa. Jika peluang itu dimiliki Gumbs, yang tidak dapat main lantaran akumulasi kartu kuning, mungkin sudah menjadi gol.
Seandainya Chonburi tertinggal 0-1, bukan tidak mungkin mental pemain lawan menjadi menurun, sehingga dua gol di babak pertama tidak tercipta. Dua gol yang dilesatkan Ney Fabiano di menit 18 memanfaatkan bola krosing di depan gawang Ferry Rotinsulu, serta Chaiman di menit ke-26 melalu tendangan penalti.
Di babak pertama sejumlah peluang didapatkan Sriwijaya FC, tapi tumpulnya Budi Sudarsono, baik memanfaatkan peluang maupun menempatkan diri, membuat sejumlah peluang itu terbuang percuma.
Di babak kedua, lini depan Sriwijaya FC kembali tidak dapat berbuat apa-apa. Tampaknya ketidakhadiran Gumbs memberikan dampak yang signifikan Laskar Wong Kito. Di babak kedua ini, tuan rumah menambah satu gol lagi.
Dengan kekalahan ini, Sriwijaya FC kembali mengulang nasibnya seperti di musim lalu yang hanya sampai ke babak 16 besar AFC Cup. Di musim depan, peluang Sriwijaya FC tampil di AFC Cup hanya bergantung pada Piala Indonesia dan PSSI tidak diberikan sanksi oleh FIFA.
