30.05.2011 22:05:50 WIB
Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar sudah bertemu perwakilan FIFA di Zurich, Thierry Regenass. Disebutkan bahwa Indonesia masih diberi satu kesempatan lagi untuk menggelar Kongres PSSI.
Dalam wawancara melalui sambungan jarak jauh dengan sebuah stasiun televisi swasta nasional, Senin (30/5/2011) petang, Agum mengatakan bahwa deadline untuk kongres tersebut adalah 30 Juni.
Dikatakan Agum, hal itu merupakan hasil diskusinya dengan Direktur Keanggotaan dan Pengembangan FIFA, Regenass, yang juga menjadi observer pada Kongres PSSI di Hotel Sultan 20 Mei lalu, yang berakhir setelah dihentikan oleh Agum selaku pimpinan sidang karena tercapai kesepakatan dengan peserta.
Pertemuan dengan Regenass, lanjut Agum, berlangsung hari ini sekitar jam 10 pagi waktu setempat, selama kurang lebih satu jam. Ia belum didampingi Plt. Sekjen PSSI Joko Driyono karena datang belakangan.
"Kalau sampai 30 Juni belum berhasil juga, kita otomatis akan di-suspend," cetus Agum, yang juga berharap pemerintah bisa lebih menunjukkan dukungan aktif dan kongkretnya untuk memastikan supaya kongres berjalan baik dan menghasilkan pengurus baru.
Tentang kontroversi pelarangan George Tosiutta-Arifin Panigoro, Agum lagi-lagi mendapat penegasan dari Regenass bahwa hal itu sudah final. Regenass, ketika memberi penjelasan di Hotel Sultan, mengatakan bahwa GT-AP baru bisa mencalonkan diri lagi pada pemilihan periode berikutnya (empat tahun lagi). (dtc)
