25.04.2011 19:13:42 WIB
Oleh Dedy Pranata
LUAR Biasa! Sriwijaya United tampaknya kian dekat mencapai posisi pemuncak (LFI) V seri pertama yang dilangsungkan di Jakarta. Pada partai kelima, mereka membenamkan ambisi tim kuat Pelindo II dengan skor 4-2.
Dengan kemenangan ini, Sriwijaya United meraih poin 13 dari empat kali kemenangan dan satu kali seri. Mereka cukup bermain seri dalam partai terakhir seri pertama saat menghadapi Harimau Rawa, Selasa (26/04/2011) besok. Tapi tampaknya pasukan Abu Bakar tetap bertekad meraih poin penuh.
Bermain di Lapangan Futsal Vidi Arena Pancoran Jakarta Selatan, Senin (25/04/2011), Sriwijaya United dan Pelindo II, yang sama-sama diperkuat sejumlah pemain tim nasional, sejak menit awal saling menekan.
Kedua tim menggunakan strategi yang sama, bola-bola cepat dan sama-sama memiliki serangan balik yang cepat. Namun lantaran sembilan menit pertama tidak ada gol yang tercipta, memasuki menit ke-10 permainan menurun temponya.
Bahkan pertandingan terkesan membosankan. Para penonton memperkirakan babak pertama akan berakhir 0-0. Ternyata tidak, pemain yang selalu mencetak gol bagi Sriwijaya United pada empat pertandingan sebelumnya, yakni Sandy Gempur, akhirnya membawa Sriwijaya United unggul pada menit ke-17. Babak pertama berakhir 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya United.
Memasuki babak kedua Sriwijaya United, Sandy Gempur kembali menambah koleksi golnya dan membawa timnya unggul 2-0 pada menit ke-8.
Tertinggal dua gol, Pelindo II meningkatkan serangannya. Mereka pun mendapatkan hasilnya pada menit ke-9. Belajar dari pertandingan sebelumnya laskar Sriwijaya United tak mau terlena, mereka pun meningkatkan tekanan dan akhirnya pada menit ke-12 Ali Haidar menambah keunggulan. Tidak itu saja, pada menit ke-17 Randhias menjauhkan keunggulan Sriwjaya United menjadi 4-1.
Semenit kemudian, Pelindo II memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4. Skor tidak berubah hingga akhir pertandingan.
Dalam pertandingan ini, pelatih Sriwijaya United menurunkan semua pemain terbaiknya. “Kita tidak mau ambil resiko dengan menurunkan pemain lapis kedua karena tim yang kita hadapi bukan tim sembarangan dan kita tahu betul kualitas mereka jadi jangan berjudi karena kalau kita kalah akan berisiko dengan urutan klasemen, target kita pulang ke Palembang dengan menjuarai seri pertama,” ujar Abu Bakar.
Sementara manajer Sriwijaya United Islah Taufik mohon masyarakat Sumsel, khususnya masyarakat futsal, mendoakan Sriwijaya United mampu mengalahkan Harimau Rawa dari Riau yang kualitasnya di bawah Laskar Kota Pempek.
“Tapi kemenangan tidak akan diraih dari tim yang paling lemah, jika para pemain tidak bermain bagus. Jadi, saya mohon masyarakat Sumsel mendoakan Sriwijaya United menutup seri pertama ini dengan kemenangan, sehingga kebanggan menjadi milik kita bersama,” ujar Islah.
Sebagai informasi, selain memimpin klasemen sementara, Sriwijaya United juga sangat produktif. Tim kebanggaan kita ini telah mencetak 31 gol, dan kemasukan 13 gol. Kejutan lainnya, Futsal Kota Bandung (FKB) mengambil posisi kedua dengan nilai 10.
