30.09.2011 00:21:04 WIB
Oleh Putra Kurusetra
PELAKSANAAN SEA Games XXVI tetap akan dilaksanakan pada 11 November 2011. Pernyataan dari Komisi X DPR RI menjawab berbagai spekulasi yang mengabarkan pelaksanaan SEA Games XXVI akan mundur satu bulan dari jadwal semula.
“Pelaksanaan SEA Games baik di Jakarta maupun di Palembang tidak akan mundur,” kata Ketua Komisi X DPR RI M Mahyudin, saat jumpa pers seusai meninjau venues SEA Games di Jakabaring Sport City (JBC), Kamis (29/09/2011).
Dikatakan, kunjungan kerja itu untuk mendorong, mengawasi, dan mengevaluasi pembangunan venues. Hasil evaluasi Komisi X, memerlihatkan Pemprov Sumsel sudah berjibaku dengan sungguh-sungguh.
Baik dalam pembangunan venues maunpun dengan kinerja pengurus Inasoc Sumsel. Untuk itu, tegasnya, tidak ada alasan pelaksanaan SEA Games diundur beberapa bulan seperti yang dilakukan Laos pada SEA Games XXV lalu.
Dari sisi anggaran, Mahyudin, mengaku tidak ada masalah karena saat ini pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) sehingga pengadaan kelengkapan SEA Games bisa dilakukan dengan penunjukan langsung.
“Terkait pemberitaan di media yang meragukan kesiapan SEA Games di Sumsel, menjadi bahan bagi Komisi X untuk meninjau. Ternyata, progress report pembangunan venues sangat baik dan tidak seperti diberitakan,” katanya.
Kepada Pemprov Sumsel, Mahyudin minta agar fasilitas dan sarana jalan penghubung ke JBC dan sekitarnya diperhatikan. Diharapkan sudah siap sebelum pelaksanaan SEA Games, termasuk Jl Kol H Barlian.
Sementara kepada wartawan, Alex Noerdin memberikan klarifikasi terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan sejumlah pekerja di venues memilih kabur karena tidak dibayar adalah tidak benar.
Menurut Alex, ada empat orang pekerja berencana meninggalkan JBC karena belum diberikan gaji oleh mandor. Masalahnya, gaji belum dibayar karena mandor baru terima uangnya dan kini sudah selesai.
“Setelah saya cek, ternyata hanya empat pekerja. Bukan puluhan seperti yang diisukan. Kini keempatnya kembali kerja,” katanya.
Bisa Selesai
Alex Noerdin kembali meyakinkan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur bangunan venues dan SDM yang masuk dalam panitia penyelenggara SEA Games lokal (Inasoc), semua sudah siap dan telah bekerja keras untuk mewujudkan pesta olahraga se-Asia Tenggara ini digelar di Palembang.
“Kita tidak perlu bicara masa lalu karena memang jika semua lancar, pembangunan venues sudah selesai. Kini kita bahu membahu menyakinkan dunia, Sumsel bisa,” katanya.
Terpisah, pelaksana pembangunan venues sepatu roda Prihartono mengatakan, venue sepatu roda untuk 200 meter sudah selesai dikerjakan sehingga bisa dilakukan test event 11 Oktober mendatang. Sedangkan untuk lintasan 400 meter beraspal, baru akan selesai awal November dan sudah siap dipakai untuk pelaksanaan cabang olahraga sepatu roda.
“Venue sepatu roda Jakabaring memenuhi standar internasional sehingga kejuaraan dunia bisa digelar di Jakabaring,” katanya.
Sementara untuk test even cabang renang, pelaksanaannya tidak di Aquatic Center JBC, tetapi dialihkan ke Kolam Renang Lumban Tirta, begitu juga dengan polo air.
“Untuk test event renang dan pola air, akan digelar di Lumban Tirta. Di Jakabaring, baru akan dilakukan pengisian air,” jelas Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Ir Rizal Abdullah.
