05.09.2011 14:38:59 WIB
Oleh Putra Kurusetra
PASCA bentrokan antartahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo, Palembang, Minggu (04/09/2011) sore kemarin, yang menyebabkan dua tahanan tewas, penjagaan di rutan itu diperketat, dan statusnya
menjadi siaga satu.
Demikian dikatakan Humas Kemenkumham Sumatera Selatan Zakariah kepada pers di Rutan Pakjo, Senin (05/09/2011).
“Soal penjagaan di dalam statusnya siaga satu. Untuk motif terjadinya bentrokan, kemungkinan adanya persaingan antarpenghuni yang bersifat ego. Sebentàr lagi pihak Kemenkumham pusat dari Dirjen Bapas akan datang ke sini (rutàn),” ujarnya.
Sebelumnya telah terjadi bentrokan antar penghuni rutan Pakjo Palembang, Minggu (04/09/2011). Bentrokan tersebut mengakibatkan dua penghuni ruta tewas, yakni Rusdi dan Epung. Tubuh mereka mengalami luka bacok dan tusuk di tubuhnya, yang kemungkinan akibat dikeroyok tahanan lain.
Sementara itu, Rutan Pakjo Palembang hari ini tertutup bagi masyarakat yang hendak berkunjung. Pihak rutan memasang pengumuman yang bertuliskan, "Pengumuman tanggal 5 September tidak ada kunjungan".
