SEA Games 2011

Jerman Tanpa Ballack, Masuk Babak Semi Final

coba

31.05.2010 02:46:11 WIB

Oleh SUMARDONI

PIALA Dunia tanpa Jerman akan terasa aneh. Sebab Jerman menjadi semacam tamu rutin Piala Dunia. Negara ini pun sudah menorehkan tiga kali juara dunia, dan empat kali masuk babak final. Piala Dunia 2010, tak ada yang ragu jika Jerman menjadi juara. Sayang tiga pemain yakni Ballack, Christian Traesch, dan Heiko Westermann, mengalami cidera.

Piala Dunia 2010 merupakan partisipasi ke-17 mereka. Jerman hanya absen pada 1930 dan 1950. Hingga kini, Jerman menjadi salah satu negara paling sukses. Gelar juara untuk kali pertama dicicip pada Piala Dunia Swiss 1954, dan dilengkapi gelar kedua saat Piala Dunia 1974 digelar di Jerman.

Pada 1990, Jerman mengulangi keberhasilan dengan bermaterikan para pemain yang bermain di Serie A Italia. Piala Dunia terakhir digelar di markas mereka, empat tahun lalu, dan Jerman berhasil tampil mempesona sekaligus menggondol gelar juara ketiga.

Jerman memenangi persaingan dari Rusia untuk memuncaki Grup 4 kualifikasi zona Eropa dan lolos otomatis ke Afrika Selatan. Pasukan Joachim Loew adalah satu dari lima tim Eropa yang tak menderita kekalahan di babak kualifikasi. Mental Jerman selalu bicara pada saat-saat sulit. Mereka menaklukkan Rusia 2-1 di Dortmund dan menenangi laga di Moskwa, 1-0. Inilah kunci tiket otomatis Jerman.

Jangan terlalu berharap sepakbola indah dimainkan Jerman, karena kebugaran fisik dan semangat juang lebih diutamakan dalam tim. Dalam setiap turnamen, Jerman selalu diperhitungkan karena memiliki mentalitas juara. Di atas lapangan, kekuatan lini pertahanan mereka patut diawasi karena hanya kebobolan lima gol sepanjang kualifikasi. Setiap lawan yang menghadapi Jerman sadar akan kekuatan fisik serta keteraturan organisasi permainan mereka.

Kelemahan Jerman, mereka jarang menang atas tim-tim kuat seperti Brasil, Spanyol, atau Italia di masa lalu. Empat tahun lalu, Jerman disingkirkan Italia di semi-final, sedangkan pada Piala Eropa 2008, Jerman takluk dari Spanyol di final. Jerman juga membutuhkan pemain kreatif, tak hanya sebelas pemain berkarakter pejuang dan pemimpin seperti kapten Michael Ballack.

Sebelum menjabat sebagai pelatih timnas, pelatih Loew sempat menjadi asisten Juergen Klinsmann pada Piala Dunia 2006. Menurut media, Loew bertindak sebagai pelatih dari segi taktik, sedangkan Klinsmann lebih sebagai motivator. Loew selalu punya gagasan jelas untuk tim. Jadi, jangan heran jika bintang masa lalu tak diberinya kesempatan karena tidak masuk dalam kerangka strategi tim. Contohnya: Torsten Frings.

Inilah para bintang Jerman di lapangan hijau:

Michael Ballack (FC Chelsea, Inggirs)
Kapten dan pemimpin tim sekaligus tangan kanan Loew di atas lapangan. Ballack tipe pemain yang sangat dihormati, juga oleh pemain lawan. Pandai membaca permainan dan punya tendangan keras, Ballack siap meraih kejayaan terakhirnya bersama Jerman kali ini. Sayang lantaran cidera, Ballack tidak dapat tampil di Piala Dunia 2010.

Miroslav Klose (Bayern Muenchen, Jerman)
Tak terlalu diperhitungkan di Muenchen, tapi bagi timnas Jerman, Klose masih pemain penting. Topskor Piala Dunia 2006 ini sudah tampil 93 kali dan mencetak 48 gol untuk Jerman hingga 2009. Klose berpeluang menjadi pemain keenam Jerman yang menembus rekor 100 kali penampilan pada Piala Dunia tahun depan.

Mesut Ozil (Werder Bremen)
Mungkin Ozil belum jadi pemain bintang di timnas Jerman saat ini. Tapi, gelandang Werder Bremen ini berpotensi menjadi pemain bintang yang baru. Kehadiran Ozil diharapkan menumpahkan kreativitas yang dibutuhkan Jerman.

Moment terbaik sejarah sepakbola Jerman yakni gol Helmut Rahn pada final Piala Dunia 1954 menentukan kemenangan 3-2 atas tim yang lebih difavoritkan, Hungaria. Padahal saat itu Jerman sudah tertinggal lebih dahulu 2-0. Hasil itu merupakan kekalahan pertama Hungaria sejak 1950. Saking hebatnya, pertandingan kerap dikenang sebagai "Das Wunder von Bern", Mukjizat Bern.
Target Piala Dunia 2010, rasanya tidak salah banyak yang menjamin Jerman pasti masuk babak ke semi final. Target juara jelas merupakan sasaran utama.

Rekor penampilan di Piala Dunia: 16 (juara 1954, 1974, 1990; final 1966, 1982, 1986, 2002; juara tiga 1934, 1970, 2006). (goal/dll)

Komentar


Berita Terkait