15.10.2010 19:14:16 WIB
PASCAkebakaran yang melanda jembatan Ampera, sebagian besar warga di Palembang cemas dengan kondisi jembatan tersebut, apalagi sebagian badannya tampak melengkung dan pecah. Namun, pakar jembatan berdarah Jepang, Prof Dr Sohei Matsuno, meyakini jembatan Ampera masih aman.
Dia menentang opini yang mengatakan kondisi jembatan Ampera mengalami masa kritis. Menurut Matsuno, terjadinya kebengkokkan handrail (pagar besi) bukan akibat panas, melainkan disebabkan tekanan gaya dari handrail akibat kebakaran disampingnya. Sementara handrail yang bengkok sebenarnya tidak terbakar. "Buktinya tidak gosong," katanya.
Selain itu, lanjutnya poster poster iklan yang di tempel di bawah jembatan yang posisinya sejajar dengan besi yang terbakar pun tidak terbakar. Hal itu membuktikan kalau temperatur panas di bawah 200 derajat celsius. "Handrail yang bengkok justru menjadi bukti kalau jembatan ini aman," tegasnya kepada pers di Palembang, Jumat (15/10/2010).
