SEA Games 2011

Jepang, Target Semi Final?

coba

17.12.2009 08:08:53 WIB

Oleh SUMARDONI

APA yang tak mungkin bagi bangsa Jepang? Dulu, sepakbola Jepang merupakan yang terburuk di Asia. Tapi, sejak 15 tahun lalu, Jepang menunjukkan perkembangan di dunia sepakbola yang sangat pesat. Di tahun 1998, mereka lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama, dan di tahun 2002 mereka bisa menembus 16 besar.

Kesuksesan ini tak lepas dari dibentuknya liga profesional di Jepang di tahun 1993. Tapi insiden yang dinilai sebagai titik balik melejitnya sepakbola Jepang adalah “Tragedi di Doha” di tahun 1992.

Pada laga terakhir kualifikasi Piala Dunia, Jepang membolehkan Irak meraih poin satu, yang membuat tiket ke putaran final terbang begitu saja. Kekecewaan tersebut yang akhirnya memantik semangat Jepang untuk bangkit dan berkembang sampai sekarang ini.

Tak ada yang mengira Jepang bakal menemui kesulitan di fase grup. Padahal lawan tangguh mereka hanyalah Australia. Tiga laga di kandang sendiri diselesaikan dengan hasil seri dan Jepang tak bisa mengalahkan Australia tiap kedua tim bertemu.

Akan tetapi Jepang tetap lolos saat pertandingan memasuki dua laga sisa. Dengan gambaran ini, Jepang tampak masih harus banyak melakukan perbaikan.

Di setiap Piala Dunia, Jepang selau memiliki gelandang dengan kualitas bagus seperti Hidetoshi Nakata atau Shinji Ono. Tahun ini, Shunsuke Nakamura pegang kendali.

Semangat samurai juga diusung tinggi oleh pasukan Jepang ini, seperti tidak pantang menyerah, mengandalkan skill dan akurasi, rajin dan cerdas dalam bermain. Permainan yang solid juga menjadi kekuatan tersendiri. Tapi kelemahan Jepang yakni ketajaman lini depan Jepang sejauh ini belum bisa diatasi. Tidak ada striker yang bisa diandalkan sebagai goal-getter. Jepang juga kerap bermasalah dengan tim yang mengandalkan kekuatan fisik, seperti tim dari Afrika.

Piala Dunia 2010 akan menjadi turnamen kedua pelatih Takeshi Okada. Sebelumnya dia sempat menjadi pengganti di sesi kualifikasi di tahun 1997 dan Piala Dunia 1998, meski timnya gagal menunjukkan prestasi yang bagus.

Untuk tahun ini, Okada memiliki persiapan yang lebih banyak karena dia dipercaya menangani tim sudah cukup lama. Okada sendiri memasang target bisa melaju ke semi-final.

Inilah para pemain bintang Jepang:

Shunsuke Nakamura (Espanyol, Spanyol)
Dia adalah pemain nomor 10 Jepang, punya kemampuan di atas rata-rata pemain Jepang dan terkenal memiliki visi bermain yang bagus. Nakamura dikenal memiliki akurasi tendangan kaki kiri yang cukup tinggi.

Yuji Nakazawa (Yokohama FEMarinos, Jepang)
Menjadi andalan di sektor belakang Jepang. Dia dikenal dengan sebutan 'Bomber head', karena kelebihan yang dimiliki dalam duel udara. Dia bisa membaca permainan dengan baik.

Shinji Okazaki (Shimizu S-Pulse, Jepang)
Dia mencetak 15 gol dari 16 penampilannya tahun ini sebagai striker timnas Jepang. Lini depan Jepang menjadi bergantung padanya. Okazaki memiliki kelebihan dalam kecepatan dan semangat bermainnya. Hanya saja dia tak cukup memiliki pengalaman di level internasional.

Laga playoff menghadapi Iran di Johor Baru Malaysia untuk satu tempat di Piala Dunia 1998 menjadi momen terbaik bagi Jepang. Saat itu, Jepang lolos berkat gol tunggal Masayuki Okano. Media pun menyebut laga ini sebagai 'Suka Cita di Johor Baru', kebalikan dari 'Tragedi di Doha'.

Pelatih Okada memasang target menembus empat besar. Bukan pekerjaan yang mudah, tapi layak dicoba. Penampilan di Piala Dunia: 1998, 2002, 2006. (goal/dll).

Komentar


Berita Terkait