Gaya Hidup

Tak Terasa, 18 Tahun Si “Bohemian Rhapsody” Berpulang

coba

24.11.2009 01:49:57 WIB

Oleh FIRMAN SATRIA

SELAMA puluhan tahun para penggemar Queen tidak mengetahui bila sang vocalis Freddie Mercury seorang gay. Ini mereka ketahui setelah Mercury jatuh sakit lantaran terserang penyakit AIDS. Lalu, para penggemarnya kian terpukul setelah Mercury meninggal dunia pada 24 Oktober 1991.

Mercury lahir pada 5 September 1946, di Stone Town, Zanzibar, saat ini termasuk wilayah Tanzania, Afrika Timur. Nama aslinya ialah Farrokh Bulsara. Kawan-kawannya menjulukinya "Freddie". Akhirnya keluarganya memanggilnya Freddie juga.

Dia dari keluarga keturunan Parsi India (Zoroastrian). Orang tuanya adalah seorang diplomat yang selalu berpindah-pindah, hingga akhirnya menjadikan Zanzibar sebagai tempat kelahiran Freddie Mercury. Menjelang remaja mereka hijrah ke Inggris dan akhirnya mereka menetap di sana.

Dalam dunia musik internasional, nama Freddie Mercury adalah salah satu Legenda musik rok. Karya-karyanya termasuk musik abadi yang dapat didengar segala usia.

Menurut Brian May, rekannya di Quuen, Mercury musisi yang berbakat sekaligus eksentrik. Mercury menulis lagu dengan kunci-kunci yang aneh. Kebanyakan band rok memainkan kunci A atau E, dan bisa D atau G, lain dengan musik Mercury yang mempunyai struktur chord yang aneh dan susah dimainkan dengan gitar.

Grup musik Queen yang beranggotakan Freddie Mercury, Brian May, John Deacon dan Roger Taylor, pernah dinobati oleh majalah Rolling Stone, sebagai satu-satunya grup musik rok yang seluruh anggotanya bergelar sarjana.

Karya-karya Queen yang dinyanyikan Mercury yang cukup terkenal, antara lain:
• Bohemian Rhapsody
• We Will Rock You
• Love of My Life
• Radio Ga Ga
• I Want to Break Free
• We Are The Champion
• Killer Queen

Banyak grup rock modern yang menganggapnya sebagai panutan, seperti Guns N' Roses, Metallica hingga Dewa 19 dari Indonesia.

AIDS akhirnya merenggutnya pada 24 November 1991.

Foto: Wikipedia

Komentar


Berita Terkait