SEA Games 2011

PSSI Sumsel : Rawan Terjadinya KLB Jika Tetap 24 Klub

coba

02.10.2011 01:38:16 WIB

Oleh Galang Revolusi

PALEMBANG - PSSI seakan acuh terhadap kecaman beragam pihak dan terus berjalan terkait kebijakan yang akan menggelar Liga Super Indonesia musim depan dengan 24 tim peserta. Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Sumatera Selatan menganggap keputusan ini dapat berimbas pada mosi tidak percaya dan ancaman Kongres Luar Biasa (KLB) semakin kencang.

Ketua Pengprov PSSI Sumsel, MC Baryadi mengutarakan, kebijakan PSSI terkait penambahan enam anggota menjadi 24 klub, melanggar statuta PSSI pasal 23 tentang anggota dan peserta Liga Super Indonesia. Hal ini merujuk dan berdasarkan statuta hasil kongres di Bali Juli lalu, bahwa ada 18 klub peserta LSI.

"PSSI telah melanggar statute nya sendiri, aturan itu ditabrak dan kemudian menjadi 24 klub, enam klub masuk tanpa ada persyaratan yang harus dicukupi, kita siap-siap saja mendapatkan sanksi," ujar Baryadi, Jumat (30/09/2011).

Baryadi menambahkan, bukan tidak mungkin akan ada mosi tidak percaya bahkan terjadi KLB, karena semua pihak merasa dirugikan dengan masuknya enam tim yang nyata-nyata PSSI tidak memiliki alasan kuat untuk memasukkan keenam tim itu dalam LSI.

"Reaksi itu akan terus meluas dan berdampak kepada hal-hal yang merugikan PSSI termasuk rawan akan terjadinya KLB, sebab hal itu sudah dihembuskan beberapa pihak yang menolak dengan kebijakan 24 peserta itu," jelas Baryadi.

Komentar


Berita Terkait