Pemerintahan

DPT Bermasalah, Tim Dodi Reza-Islan Hanura Minta Pemilukada Muba Ditunda

coba

08.09.2011 12:09:31 WIB

Oleh Putra Kurusetra

PASANGAN calon Dodi Reza Alex-Islan Hanura, meminta pemilihan kepala daerah Kabupaten Musi Banyuasin 2011-2015 tahapannya ditunda atau diundur, sampai persoalan daftar pemilih tetap (DPT) selesai diverifikasi.

“Jika verifikasi DPT selesai dikerjakan, sesuai jadwal yang kami minta pada 10 September 2011, mungkin tahapan Pilkada Muba diteruskan, kalau tidak maka kami ditunda,” ujar Syamsul Hidayat dari Tim Advokasi DPP Partai Golkar Mengawal Pemilukada Muba, saat jumpa pers di Hotel Swarna Dwipa, Jalan Tasik, Palembang, Kamis (08/09/2011).

Namun, menurut Syamsul, sampai hari ini Kamis (08/09/2011), KPUD Musi Banyuasin belum melaksanakan verifikasi DPT sesuai hasil rapat pleno KPUD Musi Banyuasin pada 5 September 2011 yang lalu.

Oleh karena itu, kata Syamsul, pihaknya akan mengajukan gugatan ke PTUN terkait DPT, serta berharap KPUD Sumatera Selatan memberikan masukan terhadap KPUD Musi Banyuasin.
KPUD Sumatera Selatan sendiri telah mengirimkan surat ke KPUD Musi Banyuasin tertanggal 5 September 2011 terkait dengan persoalan DPT.

Di dalam surat yang ditandatangani ketuanya Anisatul Merdiah, KPUD Sumatera Selatan meminta KPUD Musi Banyuasin menyelesaikan DPT hingga taggal 10 September 2011, jika tidak diindahkan KPUD Sumatera Selatan akan mengambilalih tahapan penetapan DPT.

Sebagai informasi, ada sekitar 20 ribu lebih mata pilih yang dipersoalkan tim advokasi Dodi Reza Alex-Islan Hanura. Penggelembungan suara ini di antaranya adanya 2.500 buruh perkebunan yang belum menetap di atas enam bulan, seperti di desa Muaraberam, tapi sudah masuk sebagai pemilih.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Musi Banyuasin mata pilih di kabupaten tersebut sebanyak 421.728, sementara KPUD Musi Banyuasin mata pilih sebanyak 444.084.

Terhadap protes yang diajukan tim pemenanga Dodi Reza Alex-Islan Hanura, KPUD Musi Banyuasin tetap melaksanakan tahapan pilkada. Mereka akan tetap menjalankan deklarasi pilkada damai pada 10 September 2011.

Dodi Reza Alex merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar. Dia juga dikenal sebagai Presiden Sriwijaya FC. Sementara Islan Hanura merupakan wakil bupati Musi Banyuasin (2006-2011).

Komentar


Berita Terkait