Budaya

Penerima Anugerah Batanghari Sembilan Tampil Bersama

coba

22.12.2011 15:06:19 WIB

Oleh Putra Kurusetra

PARA pekerja seni yang menerima penghargaan Anugerah Seni Batanghari Sembilan sebelumnya, akan pentas secara bersama atau berkolaborasi dalam acara Anugerah Seni Batanghari Sembilan 2011 yang akan digelar di Hotel Swarna Dwipa, Jalan Tasik, Palembang, Jumat (23/12/2011) malam.

“Jadi pertunjukkan nanti memadukan unsur seni sastra, musik, tari, teater, dan rupa, dengan judul Ukir Gelung Negak Blabar Kawat,” kata Vebri Al-Lintani, selaku sutradara pertunjukkan, Kamis (22/12/2011).

Dijelaskan Vebri dalam pertunjukkan akan menggunakan konsep pertunjukkan Wayang Palembang. “Tahun 2009 menggunakan konsep sastra tutur, tahun 2010 menggunakan konsep Doel Moeloek, maka tahun ini Wayang Palembang,” kata Vebri.

Para pekerja seni yang tampil nanti antara lain Iir Stoned (musik), Jafilus Mursalin (musik), Dede Ze (tari), Kusni Karana (tari), Amir Hamzah (teater), Efvan Fajrullah (teater), T. Wijaya (sastra), Benny Arnas (sastra), serta Suharno Manap (seni rupa).

“Tak lupa didukung oleh para pekerja seni Palembang seperti dari wayang Palembang, kelompok musik Rejung Pesirah, seperti Udin Daeng, Vito, Sawal, Lepek, dan lainnya,” ujar Vebri.

Penggarapan sendiri, kata Vebri, memakan waktu hampir tiga pekan. “Latihan setiap hari, hanya hari Minggu tidak latihan. Latihan sendiri dilakukan di Stasion RRI Palembang,” ujarnya.

Komentar


Berita Terkait