Lingkungan Hidup

Kabut Asap Bersama Debu Sapa Lagi Palembang

coba

14.09.2009 08:14:02 WIB

Oleh YASIR AMRI

SETELAH muncul lagi pada Minggu (13/09/2009) kemarin, tampaknya kabut asap yang kembali menyerang Palembang lebih parah. Serangan bukan hanya pada pagi hari juga sore hari. Seperti Minggu (13/09/2009) sore, kabut asap yang menyelimuti Palembang bersama kotoran atau debu pembakaran. Akibatnya selain membuat mata pedih, apalagi buat pengendara sepeda motor, juga menyebabkan gangguan pada pernapasan. Senin (14/09/2009) pagi ini, kabut asap kembali muncul seperti Minggu (13/09/2009) pagi dan sore, yakni kabut asap bersama debu pembakaran.
Meskipun jarak pandang jauh lebih baik dari kabut asap sebelumnya, yakni rata-rata di atas 500 meter, tapi kabut asap disertai debu ini sangat mengganggu aktifitas warga. "Selain pedih, napas juga sesak. Ya, jadinya kita harus pakai kacamata dan masker,"kata Dian, warga Iswahyudi, Palembang, Senin (14/09/2009).
Sebelumnya warga Palembang sempat tenang, ketika pada Sabtu (22/09/2009) kabut asap sempat menghilang dari Palembang.
Kabut asap muncul kali pertama pada Selasa (08/09/2009) lalu. Kabut asap ini cukup tebal, sehingga menganggu penglihatan hingga di bawah 500 meter. Selain mengganggu pengguna angkutan darat dan air, juga penerbangan, sehingga Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sempat menghentikan penerbangan beberapa jam.
Kabut asap yang menyerang Palembang lebih dikarenakan adanya pembakaran lahan dan hutan di Sumsel, terutama di daerah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyarankan kepada warganya agar tidak banyak melakukan aktifitas selama adanya kabut asap ini.

Komentar


Berita Terkait