28.03.2010 21:20:06 WIB
Oleh JONI OPUS
Satuan Polisi Pamong Praja Muaraenim, Sumatra Selatan, dalam waktu dekat akan melakukan penertiban pelajar, yang berada di luar sekolah, saat jam pelajaran berlangsung.
Hal itu dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (POl PP ) Muaraenim, Riswandar kepada wartawan, Minggu (28/03/2010). Menurut Riswandar, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan dengan pihak terkait seperti Dinas Pendidikan sebelum melaksanakan penertiban.
“Kami tengah membahasnya. Dan dalam waktu dekat, kami akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, sebelum melaksanakan penertiban atau razia,”ungkap Riswandar.
Dia menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah sering melakukan razia pelajar di tempat-tempat umum seperti warung internet, mall, ataupun pusat hiburan di kota Muara Enim. Namun, hal itu dilakukan dalam rangka penertiban semata. Tetapi, jika telah dilakukan pembahasan dengan pihak DIsdik dan sekolah-sekolah, maka para pelajar yang tertangkap akan mendapat peringatan keras dari Sat Pol PP dan Sekolah yang bersangkutan.
“Kedepan, para pelajar yang tertangkap itu akan benar-benar mendapat peringatan keras,”jelas dia.
Kasi Penegak Perda Sat Pol PP Muara Enim, Ermedi yasmin menambahkan, rencananya pol PP akan segera melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah, dengan memberikan himbauan kepada para pelajar untuk tidak melakukan kegiatan atau aktifitas di luar sekolah dengan menggunakan pakaian seragam.
“Jadi para pelajar itu setelah pulang sekolah sebaiknya pulang kerumah. Dan walaupun sudah selesai melaksanakan aktifitas belajar di sekolah, tetapi mereka masih menggunakan seragam juga akan di tangkap,”kata dia.
Ermedi menjelaskan, pihaknya akan menunggu dan menjaga pusat-pusat hiburan di Muara Enim selama jam pelajaran berlangsung. Baik pada pagi, siang dan sore hari. Bahkan, akan memasang pengumuman di pusat hiburan, dengan menyertakan larangan bagi pelajar yang menggunakan seragam sekolah.
“Ini akan segera berlaku efektif. Jika mereka membandel, maka bukan saja pelajar tersebut yang akan mendapat peringatan keras, guru dan sekolahnya juga akan mendapat peringatan keras,”tegas dia.
Foto (Ilustrasi): mapen.wordpress.com
