06.05.2010 15:28:06 WIB
SEBANYAK enam siswa Kelas III SDN I Sakatiga Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, diturunkan ke kelas I karena belum bisa membaca. Mereka masing-masing Romadhon (9), M Safiin (9), Salbia (9), Tedy Putra Pratama (9), Irhamsyah (9) dan Arfanni (9). Selama dua minggu terakhir belajar gabung dengan siswa Kelas I.
Ahmad Sobirin (41), salah seorang wali murid dari Romadhon yang ditemui di kediamannya di Desa Sakatiga Kecamatan Indralaya, Kamis (06/05/2010), kepada sripo, mengatakan, sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari pihak sekolah baik secara tertulis maupun lisan kepada pihak orang tua. Para wali murid terkejut karena anaknya menangis tidak mau sekolah dengan alasan malu gabung dengan kelas I.
“Tidak ada pemberitahuan dari pihak sekolah, tahu-tahu anakku nangis tidak mau sekolah lagi. Kapan kutanya dia mengaku dipindahkan ke kelas I", ujar Sobirin.
Kepsek SDN I Sakatiga Kecamatan Indralaya Dra Yanti Sumarni mengatakan, enam murid tersebut bukan diturunkan ke kelas III tetapi dititipkan sementara ke kelas I.
"Keenam murid ini belum bisa membaca sama sekali bahkan ada yang tidak tahu hurup Y dan G, jadi mereka diajarkan membaca di kelas I.
Foto: digikidblogs.blogspot.com
