20.11.2011 14:49:47 WIB
Oleh Putra Kurusetra
FINAL sepakbola SEA Games XXVI yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (21/11/2011), merupakan pertemuan ketiga Indonesia-Malaysia di babak final sepakbola SEA Games. Mungkin sebuah kebetulan ketiga pertemuan itu digelar di Jakarta. Selama perhelatan SEA Games, Malaysia lebih unggul dibandingkan Indonesia.
Berdasarkan data di Wikipedia, kekalahan pertama Indonesia atas Malaysia di partai final sepakbola SEA Games tahun 1979, yang mana kali Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara yang ke-10. Indonesia menyerah 0-1. Kekalahan ini cukup menyakitkan, sebab di babak penyisihan grup, Indonesia mampu menahan Malaysia 0-0.
Tapi, saat SEA Games XIV kembali digelar di Indonesia tahun 1987, Indonesia mampu menjadi juara dengan mengandaskan Malaysia 1-0. Gol kemenangan Indonesia cukup dramatis, sebab diciptakan Ribut Waidi di masa perpanjangan waktu dari sudut sempit.
Meskipun Indonesia lebih unggul dalam mengalahkan Malaysia, tapi Malaysia lebih unggul dalam mengalahkan Indonesia setiap kali memperebutkan mendali. Jika mendali emas, Indonesia dan Malaysia meraihnya dengan saling mengalahkan, maka dalam memperebutkan mendali perunggu, Malaysia dua kali mengandaskan Indonesia. Yakni SEA Games XIII di Thailand, Indonesia kalah 0-1 dari Malaysia, kemudian kalah lagi pada SEA Games XVIII di Thailand untuk memperebutkan perunggu dengan skor 0-1.
Secara keseluruhan, Malaysia juga lebih unggul dari Indonesia dalam perolehan mendali emas sepakbola di SEA Games, sejak Indonesia berpatisipasi di SEA Games. Jika Indonesia dua kali juara (1987 dan 1991), maka Malaysia meraihnya sudah empat kali (1977, 1979, 1989, 2009).
Oleh karena itu, meskipun Timnas U-23 Indonesia menunjukkan permainan positif selama SEA Games XXVI, tampaknya kewaspadaan pasukan Rahmad Darmawan tetap terus terjaga, jika tidak kembali kalah seperti di babak penyisihan grup. Semoga Indonesia Raya kembali bergema di Stadion Gelora Bung Karno.
