Gaya Hidup

Serial Argentina Ditonton Seluruh Dunia

coba

15.05.2010 18:35:38 WIB

Oleh MARCELA VALENTE

BUENOS AIRES (IPS) – LEBIH dari satu dekade, Argentina menjadi salah satu pemimpin dunia dalam produksi dan ekspor beragam film, miniseri, telenovela (opera sabun), serta program hiburan dan komersial.

Beberapa produksi yang dijual ke luar negeri adalah program-program televisi yang sukses di dalam negeri. Ia diekspor dan diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Dalam kasus ini, antara lain ”Chiquititas” (Malaikat Kecil), ”Rebelde Way” (Jalan Pemberontak) dan ”Casi Ángeles” (Malaikat Remaja), yang diproduksi Cris Morena Group.

Dalam kasus lain, format dan izin untuk memproduksi dan menayangkan versi nasional untuk program televisi asing. Mereka mengekspornya beserta layanan konsultasi adaptasi untuk memastikan program itu meraih kesuksesan yang sama. Ini terjadi pada serial komedi ”Los Roldán” (The Roldáns), yang disiarkan di Meksiko dengan judul ”Los Sánchez” dan di Kolombia ”Los Reyes”.

”Los Roldán” dibikin program televisi oleh rumah produksi Ideas del Sur milik Marcelo Tinelli. Tayang perdana di Argentina pada 2004, ide orisinalnya kemudian dijual sebagai dasar dari versi adaptasi di sejumlah negara Amerika Latin, Italia, Turki, Rusia, dan Rumania.

Sukses lain adalah pemasaran ”Lalola”, komedi situasi yang diproduksi Underground Contenidos dan Doris Media Group. Ia mencapai rating tertinggi untuk penonton Argentina, dan dipasarkan ke Amerika Serikat serta 60 negara di Amerika Latin, Eropa, Asia, dan Afrika.

Silvana D'Angelo, direktur Flor Latina Entertainment Group, distributor konten televisi, mengatakan bahwa Argentina telah memasarkan program-program ke Eropa, Asia, dan Amerika Latin sejak pertengahan 1990-an.

”Perkembangan terbesar selama lebih dari tiga sampai empat tahun ini adalah penjualan format televisi,” ujarnya. Sekarang, 30 persen dari total ekspor adalah program-jadi serta 70 persennya ide program dan layanan konsultasi bagaimana memproduksinya.

”Argentina adalah salah satu negara yang menarik perhatian terbesar dari rumah produksi luar negeri,” ujar D'Angelo, yang disebabkan “pengalaman luas” dari sebuah komunitas “penulis skenario, produser, dan sutradara yang berbakat dan berpengalaman.”

Jadi para aktor Argentina dapat ditonton di layar kaca Rusia, Israel maupun Turki, yang sudah disulih-bahasakan. Dan semua orang di dunia menyaksikan versi adaptasi dari program-program yang mendapat sambutan dari pemirsa di Argentina, dengan aktor dan penyiar dari negara pengimpor.

Contohnya ”Muñeca brava” (1998-1999) yang diperankan aktris Uruguay, Natalia Oreira. Opera sabun ini dipasarkan ke lebih 70 negara oleh Telefé Internacional –distributor resmi stasiun televisi Telefé.

Perusahaan yang sama memasarkan serial orisinal ”Montecristo”, yang tayang perdana di Argentina pada 2006, ke 45 negara. Formatnya juga diadaptasi oleh lima negara, mengikuti langkah”Resistiré”, serial lain yang dijual ke lebih dari 20 negara.

Dalam pengamatan D'Angelo, kunci suksesnya terletak pada skenario. ”Skenario yang baik adalah pondasi dari acara televisi apapun,” yang lebih berpengaruh ketimbang pemain atau produser, ujarnya.

Yang dicari adalah skenario orisinal yang menarik pemirsa dan budaya lebih luas.

Beberapa produksi sepenuhnya dibuat di Argentina, khususnya untuk pasar luar negeri. Rumah produksi Flor Latina membuat ”Impostores” (Penipu) untuk jaringan berlangganan Fox Latin American Channels, yang menjual program orisinal itu ke Meksiko, Amerika Serikat, dan kemudian TV Argentina. Format itu juga dijual ke Spanyol, Italia, dan Rusia.

Kemampuan teknis, kreativitas, dan setting yang menggambarkan negara itu juga mendorong komisi film di Argentina mengeksklusifkan pasar internasional.

Faktor lain dari kisah sukses internasional ini adalah ongkos produksi yang murah, terutama setelah devaluasi peso Argentina yang tinggi terhadap dolar AS pada awal 2002. Tapi D'Angelo berkata, bahkan sebelum mata uang itu tergelincir, ”produksi Argentina sudah menguasai pasar” di di luar negeri.

Laporan terbaru dari National Investment Promotion Agency (ProsperAr) menyebutkan, Argentina ”adalah produser dan eksportir yang lagi naik-daun” dalam barang dan jasa di industri kreatif.

Laporan itu menyoroti bahwa Argentina kini produser dan eksportir konten televisi terbesar keempat setelah Inggris Raya, Amerika Serikat, dan Belanda, dalam pasar ekspor.

”Industri penyiaran dan film di Argentina memperoleh reputasi bagus di seluruh dunia,” yang dibuktikan dengan berbagai penghargaan bagi film lokal, serial, dan program acara lain, serta iklan, tulis ProsperAr.

Setiap tahun 15 film, lebih dari 400 program komersial dan 600 program TV dibuat di negara ini untuk pasar luar negeri, tulis ProsperAr.

Observatorio de Comercio Internacional (OCI), sebuah unit riset mengenai perdagangan luar negeri di Kota Buenos Aires, setuju dengan pandangan tersebut.

Dalam laporan tahun 2009 berjudul ”Ekspor layanan produksi dan program televisi di kota Buenos Aires”, OCI menunjukkan bahwa tahun-tahun ini program dan film TV yang diproduksi di Argentina mendapat posisi internasional karena kualitas, orsinalitas, dan kreativitas mereka.

Sorotan lainnya mengenai pertumbuhan penjualan dan peningkatan program orisinal, format, tayangan ulang, dan layanan produksi di pasar internasional.

Menurut Format Recognition and Protection Association (FRAPA), sebuah lembaga industri internasional yang dibentuk untuk memberantas pembajakan format televisi, 445 format orisinal diekspor ke seluruh dunia antara 2006 dan 2008 –meliputi 146 dari Inggris Raya, 87 (AS), 37 (Belanda), dan 28 (Argentina).

D'Angelo mengatakan, Meksiko juga ekportir konten televisi besar di Amerika Latin, tapi banyak dari program itu ”daur-ulang dari kisah orisinal Argentina seperti 'Mujeres asesinas', 'Simuladores', 'Amor en custodia' atau 'Montecristo'.”*

Translated by Fahri Salam
Edited by Budi Setiyono
Naskah ini diterbitkan atas kerjasama Yayasan Pantau dan IPS

Komentar


Berita Terkait