Lingkungan Hidup

Masyarakat Babel Terus Dukung Walhi Tolak Pembangunan PLTN

25.03.2011 11:14:38 WIB

Oleh Florencia Marcelina

MASYARAKAT di Provinsi Bangka-Belitung kian cemas terkait rencana Pemerintah Indonesia membangun PLTN di Bangka. Sebagian mendatangi kantor Walhi Babel buat mendukung aksi penolakan pembangunan PLTN tersebut.

"Setiap hari pasti ada masyarakat Bangka yang mendukung aksi penolakan kita. Mereka tampak cemas, mereka jadi tahu dampak nuklir, setelah adanya kebocoran PLTN di Jepang itu. Mereka siap bersama Walhi menghadap pemerintah pusat guna membatalkan proyek itu," kata Direktur Walhi Babel Retno Budi kepada pers, melalui telepon, Jumat (25/03/2011).

Menurut Retno, semua dukungan atau kecemasan masyarakat Bangka terhadap rencana pembangunan PLTN itu akan mereka kumpulkan menjadi satu berkas, yang kemudian akan dikirimkan ke Presiden SBY.

Dalam membangun aksinya sendiri, Walhi Babel sudah berkoordinasi dengan Greepeace Asia Tenggara dan Koalisi Anti Nuklir, serta jejaringan Walhi daerah lainnya seperti Walhi Sumsel dan Walhi Riau.

"Kita tengah menyusun sejumlah agenda, yang tentunya bertujuan agar pembangunan PLTN di Bangka akan dibatalkan," katanya.

Sementara Direktur Walhi Sumsel Anwar Sadat, mengatakan, sejumlah masyarakat Sumsel yang berada di pesisir Timur Sumatra juga merasa cemas dengan rencana pembangunan PLTN di Bangka. "Semua tahu dari berita soal bencana PLTN di Jepang, sehingga mereka ketakutan dan tidak mau adanya PLTN tersebut," ujarnya.

Komentar


Berita Terkait