SEA Games 2011

HIPMI Sumsel Dukung Dodi Reza Sebagai Ketum PSSI

coba

11.03.2011 19:27:03 WIB

SETELAH didukung suporter, manajemen Sriwijaya FC, Pengprop PSSI Sumsel, kini giliran para pengusaha muda dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Sumsel terhadap pencalonan Dodi Reza sebagaiKetua Umum PSSI. Alasannya Dodi dinilai mampu memperbaiki PSSI.
“Kami sangat mendukung Dodi Reza sebagai calon Ketum PSSI. Dia merupakan salah satu pengusaha muda terbaik Indonesia, yang sangat peduli dengan sepakbola,” kata Affandi Udji, Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Sumsel, kepada pers di Palembang, Jumat (11/03/2011).
Selain sebagai pengusaha muda yang sukses, Dodi dinilai sangat peduli dengan olahraga, khususnya sepakbola. ”Sejak muda, sebelum memimpin Sriwijaya FC, Dodi sudah banyak membantu aktifitas olahraga di Sumsel.
Seperti sepakbola dan bola basket. Jadi tidaklah heran bila banyak pihak mendukungnya sebagai Ketua Umum PSSI,” Affandi.
Di kalangan pengusaha muda, lanjut Affandy, lulusan University of Leuven (UCL), yang mampu berbahasa Inggris dan Prancis ini, sangat pandai mengelola sumber daya manusia di dalam sebuah organisasi.
”Dia mampu menempatkan seseorang yang sesuai dengan kemampuannya. Sehingga organisasi maupun perusahaan yang dipimpinnya mampu berjalan dengan dinamis. Dia juga bagus dalam membangun komunikasi dengan banyak pihak,” katanya.
Jadi, seandainya Dodi Reza menjadi Ketua Umum PSSI, Affandy sangat percaya organisasi tersebut akan berjalan lebih baik dari sebelumnya.
”Dia memiliki kemampuan membaca manusia yang produktif dan tidak, dan juga menerima semua masukan terkait dengan perbaikan organisasi.
Artinya dia akan mampu memperbaiki PSSI menjadi lebih baik. Saya merasakan ini saat dia menjadi Ketua HPMI Sumsel,” katanya.
Sebagai informasi, Dodi dilahirkan di Palembang, pada 1 November 1970. Dia merupakan putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Alex Noerdin dan Sri Eliza Alex. Menyelesaikan pendidikan dasarnya di Jakarta dan Palembang hingga tamat Sekolah Menengah Atas. Selepas Sekolah Menengah
Atas, dia melanjutkan pendidikannya ke Belgia. Lulus dari University of Leuven (UCL) – Belgium. Selepas menuntaskan pendidikan sarjana, Dodi melanjutkan sekolahnya dengan mengambil Master of Business Administration (MBA) di Universite Libre de Bruxelles, Belgium.
Dodi yang fasih berbahasa Inggris dan Perancis ini selain mengenyam pendidikan formal juga sempat mengambil pendidikan non formal dalam bidang penerbangan dan mengantongi izin Private Pilot License.
Saat ini, Dodi memiliki beberapa perusahaan yang dikelolanya, yaitu PT Grita Artha Kreamindo (5 asec Indonesia), PT Pandji Media Network dan Radio Trijaya FM Palembang, serta Presiden Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) yang mengelola Srwijaya FC.

Komentar


Berita Terkait