19.05.2010 22:07:47 WIB
MENTERI Negara Lingkungan Hidup (MENLH) RI, Gusti Muhammad Hatta, menghadiri Governors’ Climate and Forests (GCF) Taskforce Meeting 2010 di Banda Aceh, Rabu sore, 19 Mei 2010. GCF adalah forum 14 provinsi dan negara bagian sedunia yang mencoba merumuskan skema pembayaran konpensasi finansial (jasa lingkungan) bagi masyarakat dekat hutan dari negara-negaar industri maju melalui pengurangan emisi akibat kerusakan hutan (Reducing Emission from Deforestation and Degradation, REDD).
Provinsi dan negara bagian ini berasal dari Indonesia, Amerika Serikat (AS), Brasil, Kanada, Malaysia, Nigeria, Liberia, Meksiko. Dengan sponsor dari Fakultas Hukum Universitas Colorado (AS), pertemuan GCF 2010 selama sepekan dari 18 sampai 20 Mei 2010. Di hotel itu pula Menteri menginap pada malam itu.
Menteri disambut Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Wakil Gubernur Muhammad Nazar, dan Ketua Panitia GCF 2010 Husaini Syamaun yang juga kepala Badan Pengelolan Lingkungan Hidup (Bapedal) Aceh. Penyambutan berlangsung di lobi hotel Hermes Palace, yang juga merupakan tempat berlangsungnya pertemuan GCF. Tak sekadar mengunjungi pertemuan GCF, Menteri rencananya juga membuka pertemuan hari terakhir antara tim taskforce dari berbagai belahan dunia dengan para pemangku kepentingan dari Indonesia, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM), sektor swasta yang menjadi sponsor, tokoh masyarakat, dan media massa.
Sesi pertemuan dalam GCF 2010 bakal berakhir pada Kamis 20 Mei 2010. Sesi berikutnya pada Jumat 21 Mei berupa kunjungan lapangan ke Hutan Cagar Alam Jantho, sekitar 60 kilometer selatan Banda Aceh, atau kurang lebih satu jam perjalanan bermobil. Esok harinya, pada Sabtu 22 Mei adalah pengamatan melalui udara di atas Hutan Leuser sekitar 500 kilometer. Penerbangan ini untuk membawa tim taskforce mengamati kelebatan Hutan Leuser, salah satu petak hutan hujan tropis di Provinsi Aceh yang disiapkan untuk dimasukkan dalam proyek kompensasi REDD. (sigit Pramono)
Sumber: http://www.gcf2010.com
Foto: matanews.com
