Peristiwa

Karyawan PT SWA Mengaku Hanya Bawa Pentungan

coba

27.04.2011 19:00:14 WIB

Oleh Putra Kurusetra

PERUSAHAAN yang berkonflik, PT Sumber Wangi Alam (SWA), dengan warga di Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang menyebabkan tujuh orang tewas, mengakui pihaknya menyewa tenaga keamanan di lokasi perkebunan. Namun semua anggota keamanan itu membawa senjata pentungan.

“Mereka mengaku telah melakukan kontrak dengan perusahaan keamanan atau sekurity,” kata Wakil Ketua Komnas HAM Nurkholis, melalui telepon di Palembang, Rabu (27/04/2011).

Dalam pertemuan tertutup yang dimulai dari sore dan malam tadi di sebuah tempat tertutup, Rabu (27/04/2011), Komnas HAM juga mencari keterangan terkait adanya penembakan saat bentrokan terjadi, “Mereka mengaku para petugas keamanan perusahaan hanya dilengkapi senjata pentungan,” ujar Nurkholis.

Sementara itu, kepada Komnas HAM, PT SWA menyampaikan keinginan mereka untuk berdamai dengan warga. “Intinya mereka mau menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi penyebab konflik,” kata Nurkholis.

Sebagai informasi, persoalan antara PT SWA dengan para petani dari Desa Sodong, Kecamatan Mesuji, OKI, Sumsel, berlangsung sejak 1997 terkait konflik lahan.

Komentar


Berita Terkait