21.04.2011 14:56:57 WIB
Oleh Putra Kurusetra
NASOPA (22), mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatra Selatan, yang dinayatkan hilang oleh keluarga sejak Kamis (14/04/2011) dan ditemukan lagi di pinggir jalan, kawasan Cengkareng, Tangerang, Rabu (20/04/2011) dini hari, kini sudah kembali berkumpul di rumah orangtuanya di Indralaya, Ogan Ilir.
“Dia pulang naik pesawat Rabu (20/04/2011) malam kemarin. Kami jemput di bandara (SMB II, red). Saat ini kondisinya baik-baik, sehat, alhamdulillah,” ujar Citra, kakak perempuan Nsop melalui telepon, Kamis (21/04/2011).
“Setelah kami berbincang, Nasopa mengaku dia pergi atas kemauannya sendiri. Tanpa ada paksaan dari siapa pun. Ini murni masalah pribadinya,” kata Citra.
Masalah apa? “Dia belum cerita secara detil. Tapi ini terkait dengan pencarian literaturnya terkait dengan skripsinya. Mungkin lantaran panik, bingung, dia tidak terpikir menghubungi keluarga guna mencari literatur ke Lampung dan ke Jakarta,” ujarnya.
Namun, kepaada wratawan lain, Citra dan saudaranya Mahendra memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (21/4/2011), yang mengungkapkan Nasopa pergi bukan urusan literatur untuk membuat skripsinya. Tetapi dia pergi begitu saja dengan alasan ingin lepas dari persoalan yang sedang dihadapinya. Sayangnya Citra Dewi dan Mahendara juga tidak mendapatkan rincian jelas persoalan yang dihadapi adiknya Nasopa.
"Tidak ada masalah lain, bukan karena ikut-ikutan aliran atau pengajian atau organisasi yang tidak jelas. Katanya murni dia pergi begitu saja ingin lepas dari masalahnya," tegas Citra.
Sementara Rektor Universitas Sriwijaya Badiah Perizade, kepada detik.com, akan menghimbau kepada para mahasiswa agar senantiasa dengan orangtua atau keluarga, sehingga tidak terjadi kecemasan dari keluarganya.
“Mungkin mahasiswa yang tidak berkomunikasi dengan keluarga itu, merasa dirinya sudah mandiri sehingga tidak memberitahu keberadaannya dengan orangtua. Jadi kami menghimbau kepada mahasiswa Unsri agar senantiasa berkomunikasi,” katanya.
